Indotnesia - Belum lama ini Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, mengumumkan program gratis vaksin Human Papillomavirus (HPV) sebagai langkah pencegahan kanker serviks bagi perempuan.
Menkes Budi menetapkan vaksin tersebut agar segera masuk daftar imunisasi wajib. Sebelumnya, program gratis vaksin HPV telah berlangsung di 3 provinsi dan 5 kabupaten kota sejak 2021.
Di tahun ini, kebijakan tersebut akan ditargetkan bisa terselenggara di seluruh wilayah Indonesia pada 2023. Dilansir dari Suara.com, Direktur Pengelolaan Imunisasi Kemenkes, Prima Yosephine menjelaskan jika vaksinasi HPV akan lebih ditargetkan bagi anak perempuan usia 10-13 tahun.
Bukan tanpa sebab, diutamakannya anak perempuan kelas 5 dan 6 SD untuk mendapatkan vaksin HPV gratis karena pada rentang usia tersebut, dinilai lebih efektif untuk menerima vaksin pencegah kanker serviks.
“Sementara kalau kita berikan saat usianya belum 13 tahun, pemberiannya cukup 2 kali dosis dan efektif,” ungkap Prima pada Selasa (19/4/2022) dikutip dari Suara.com.
Pentingnya Vaksin Kanker Serviks Bagi Perempuan
Vaksin HPV digunakan sebagai upaya pencegahan penyakit Human Papilloma virus yang dapat menjangkit pria dan perempuan dengan efek berbeda.
Meski begitu, vaksin tersebut lebih populer di kalangan perempuan, terutama untuk pencegahan kanker serviks atau leher rahim.
Pada 2020, kasus kanker serviks menduduki peringkat kedua dengan jumlah 36.633 kasus baru atau sekitar 17,2%. Bahkan, kanker serviks termasuk salah satu kanker dengan tingkat keganasan 90% yang berisiko menyebabkan kematian.
Laporan World Health Organization menyebutkan kanker serviks termasuk penyakit yang paling banyak diderita perempuan Indonesia dan menyebabkan kematian sebanyak 21 ribu sepanjang 2020.
Oleh karena itu, vaksin kanker serviks sangat penting untuk diberikan sejak sedini mungkin. Apalagi bagi orang yang belum pernah melakukan aktivitas seksual.
Melalui program vaksin HPV gratis tersebut, pemerintah berharap kasus kanker genital, terutama kanker serviks dapat diturunkan dan dicegah.
Berita Terkait
-
Vaksin Campak Apakah Bikin Demam? Kenali Efek Samping dan Cara Mengatasinya
-
Siapa dr. Zoji? Inilah Sosok yang Sempat Merawat Vidi Aldiano Sebelum Meninggal Dunia
-
Viral Video Vidi Aldiano Sekuat Tenaga ke Tempat Terapi, Tak Pernah Gentar Lawan Kanker
-
Awal Mula Vidi Aldiano Didiagnosis Kidney Kanker hingga Harus Operasi Angkat Ginjal
-
Selamat Jalan Vidi Aldiano, Keluarga dan Sahabat Iringi Pemakaman di Tanah Kusir
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
Terkini
-
Kabar Gembira Bagi Pemudik Sumatera! Pasokan BBM di Jalur Banten Dijamin Aman dan Terkendali
-
Gegara Kerja Sama Dagang RI-AS, Koalisi Masyarakat Sipil Gugat Presiden Prabowo ke PTUN
-
Nyepi dan Idulfitri 2026 Berdekatan, Polri Gelar Operasi Ketupat dan Pengamanan Khusus di Bali
-
Mantan Penasihat Keamanan Amerika: Trump Bisa Jadikan Netanyahu Kambing Hitam
-
Ekonomi Suram, Pesaing Utama Toyota PHK 50 Ribu Buruh
-
Siap Cantik Saat Lebaran: 5 Lipstik Transferproof Tahan Minyak dan Keringat
-
Polri Targetkan Bhabinkamtibmas Jadi Super Polisi yang Serba Bisa Penolong Masyarakat
-
Jemaah Umrah Kabur, Ogah Pulang ke Indonesia karena Terlilit Utang
-
Cara Pakai Google Maps Offline, Tetap Bisa Navigasi saat Mudik Tanpa Internet
-
Skor IQ Reza Arap 85, Benarkah Major Depression Disorder Bisa Menurunkan Skor IQ?