Indotnesia.com, YOGYAKARTA - Selain, menawarkan pariwisata, Jogja disebut istimewa karena budaya dan juga kuliner khasnya.
Mendengar kata Jogja, pasti kalian langsung tertuju pada jajanan andalannya, yaitu bakpia. Ya, bakpia adalah jajanan khas Jogja jadi primadona dan kerap diburu sebagai buah tangan para wisatawan.
Selain bakpia, ada juga nih jajanan legendaris Jogja yang jarang diketahui. Bahkan, beberapa diantaranya produksinya sudah jarang dan semakin sedikit, lho.
1. Rujak Es Krim
Panasnya cuaca di siang hari membuat rujak yang pedas dicampur dengan es krim dingin dan segar sangat cocok untuk menemani harimu. Ya, rujak es krim.
Rujak es krim di Yogyakarta pertama kali dikenalkan oleh Pak Nardi. Ia mulai berjualan sejak 1978 dengan cara berkeliling menggunakan gerobak di sekitar Pakualaman. Pada 2018, rujak es krim Pak Nardi sudah menetap di Jl. Harjowinatan, Purwokinanti, Pakualaman. Harganya Rp8.000/porsi.
Pak Nardi menjadi pionir kemunculan penjual rujak es krim di Kota Gudeg. Sekarang, kita dapat dengan mudah menemukan banyak gerobak penjual rujak es krim.
2. Kipo
Kipo merupakan kuliner khas Kotagede, Yogyakarta. Bentuknya yang nggak biasa bikin orang yang melihatnya kepo sambil bertanya, “iki opo?” atau “ini apa?”. Kemudian jadi deh akronim kipo untuk menyebut jajanan ini.
Kipo terbuat dari adonan tepung ketan dengan isian parutan kelapa yang dicampur gula merah, sehingga rasanya menjadi manis. Disajikan pada lembaran daun pisang, membuat jajanan ini terasa otentik.
Kipo banyak ditemukan di pasar tradisional atau toko di Kotagede dengan harga Rp2.000-an/bungkus.
3. Kue Kembang Waru
Jika kalian menebak nama kue kembang waru berasal dari kembang waru, itu benar. Bentuk kue ini memang menyerupai bunga dari pohon waru.
Kuliner khas kotagede ini berbahan dasar sama seperti bolu, teksturnya empuk dan rasanya sedikit manis juga harum. Ya, mirip seperti kue bolu pada umumnya. Tapi, yang membuat kue ini menarik adalah ceritanya.
Kue kembang waru sudah ada sejak zaman dulu dan menjadi makanan khas kerajaan Mataram Islam. Kue ini masih bisa kita jumpai di pasar Kotagede atau pasar-pasar tradisional di Yogyakarta. Harganya berkisar Rp1.500 sampai Rp2.500 rupiah per kue.
Tag
Berita Terkait
-
Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!
-
Gaya Hidup dan Pengalaman Bersantap Jadi Kunci, Industri Kuliner Indonesia Diprediksi Terus Tumbuh
-
Lebih dari Sekadar Nasi Sisa, Sego Karak Adalah Simbol Kehangatan Masa Lalu
-
Menyesap Segarnya Pindang Nabil di Jambi, Kuah Asam Pedasnya Memikat Lidah
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Bukti Kuliner Nusantara Kini Jadi 'Raja' di Negeri Sendiri
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Program Desa Impian Antarkan PTBA Raih Penghargaan Internasional
-
Jalur Maut Pantura! 141 U-Turn di Indramayu Ternyata Ilegal
-
Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT
-
Setara Sekolah Swasta Mahal Tapi Gratis, Pemkab Bogor Dongkrak Kapasitas Sekolah Rakyat Jasinga
-
Survei Ipsos: Masyarakat Kini Tak Lagi Mudah Tergiur Promo
-
Bongkar Industri Uang Palsu di Tangerang, WW Belajar dari 'God Hand' Bandung
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Keberlanjutan Tak Lagi Sekadar Tren, Begini Cara Industri Mulai Mengubah Cara Bertumbuh
-
Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos
-
Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI