Indotnesia - Maskapai penerbangan komersial Indonesia kini semakin beragam. Pada Kamis (28/4/2022), PT. Pelita Air Service melalui maskapai Pelita Air, melakukan penerbangan perdana ke Bali.
Dikenal sebagai pesawat charter atau penerbangan tidak terjadwal, Pelita Air saat ini telah resmi melayani penerbangan komersial dengan rute Jakarta-Bali-Jakarta.
Menurut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, dibukanya Pelita Air sebagai pesawat komersial dapat menjadi angin segar bagi masyarakat agar tidak terhimpit pada tiket mahal.
“Saat ini industri penerbangan sudah mulai bangkit (di masa pandemi), tapi masyarakat mendapatkan tiket mahal. Oleh karena itu, Kementerian Perhubungan dan BUMN serta Kementerian terkait, sepakat untuk mengintervensi–dengan mengeluarkan Pelita Air yang digadang akan menjadi tulang punggung penerbangan domestik di Indonesia,” ungkapnya, dilansir dari Suara.com pada Jumat (29/4/2022).
Ramai diperbincangkan di media sosial, Pelita Air sebenarnya bukan merupakan maskapai baru. Berdiri pada 1970, Pelita Air merupakan anak perusahaan PT. Pertamina (Persero) yang beroperasi untuk kebutuhan sektor gas dan minyak.
Selain itu, Pelita Air juga melayani berbagai layanan transportasi udara, mulai dari penerbangan bagi tamu VVIP, pesawat kargo, helikopter hingga pesawat pemadam kebakaran hutan.
Meski begitu, sebelumnya Pelita Air juga pernah membuka penerbangan komersial pada 2000. Sayangnya, hal tersebut tak berlangsung lama dengan alasan perusahaan ingin fokus pada bisnis pesawat charter hingga akhirnya penerbangan reguler ditutup pada 2005.
Dikenal sebagai pesawat penerbangan eksklusif, Pelita Air telah mengudara sekitar 37.884 jam terbang selama 2014-2017. Selain itu, maskapai yang berbasis di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, ini juga telah digunakan sebagai transportasi udara bagi Sekretariat Negara Indonesia dan Sekretariat Wakil Presiden RI.
Dilansir dari website resmi Pelita Air, maskapai ini juga memiliki layanan manajemen bandara dan pelayanan aviasi seperti maping wilayah menggunakan drone atau pesawat nirawak.
Pelayanan aviasi Pelita Air lainnya adalah bisnis perawatan dan pemeliharaan pesawat yang terletak di Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Bandara seluas 170 hektar tersebut juga memiliki fasilitas hanggar, gudang, dan landasan pacu sepanjang 2.000 meter.
Bukan pemain baru dalam industri penerbangan, sejak 2021 Pelita Air telah digadang-gadang akan menggantikan maskapai Garuda Indonesia sebagai pesawat komersial bagi tulang punggung penerbangan domestik.
Berita Terkait
-
Siapa MC Lomba Cerdas Cermat MPR? Ini Profilnya, Kini Kena Sanksi Tegas
-
Profil Julian de Guzman: Legenda Kanada dan Perjalanan Besar Menembus Sepak Bola Eropa
-
Profil Hyundai Hillstate: Pelabuhan Baru Megawati Hangestri di Liga Korea Selatan
-
Pesawat Turkish Airlines Terbakar Saat Mendarat di Nepal, 277 Penumpang Dievakuasi
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
32 Kode Redeem FF Terbaru 13 Mei 2026: Sistem Pity untuk Event Bundle Eclipse
-
LHKPN Terbaru Rilis! Harta Prabowo Makin Menjulang, Tapi Koleksi Mobil di Garasi Tetap Tenang
-
Bukan Cuma di Indonesia, MSCI Juga Bersih-bersih Indeks yang Berdampak ke Bursa Negara Lain
-
Galaxy AI di Samsung Galaxy S26 Series untuk AI Photo dan Video Editing Seperti Content Creator
-
Libur Panjang Anti-Macet! LRT Jabodebek Siapkan 270 Perjalanan per Hari
-
Biar Nggak Merasa Ketipu, Ini Alasan Hukum Kenapa Kuota Internet Kamu Hangus Saat Masa Aktif Habis
-
Sinopsis The Author I Admired Was Not Human, Drama Terbaru Hiyori Sakurada
-
Now Nudge Samsung Galaxy S26 Series: Fitur AI Proaktif yang Bisa Memberi Saran Otomatis
-
Smart TV Samsung Berteknologi Micro RGB Diluncurkan di Indonesia
-
Bukan 18 Tahun, Nadiem Makarim Bongkar Hitungan Jaksa: Total Saya Dituntut 27 Tahun Penjara!