Indotnesia - Sebelumnya sempat ramai pemberitaan tarif parkir ‘nuthuk’ di Yogyakarta yang menimpa wisatawan pengguna bus yang membuat citra wisata Jogja buruk.
Kejadian yang menimpa bus wisata tersebut terjadi di Jalan Margo Utomo, dekat Malioboro, Yogyakarta, pada Sabtu (15/1/2022) lalu. Tarif parkir yang ditarik pada wisatawan tersebut mencapai Rp350 ribu, dengan durasi parkir yang disebutkan hanya sekitar 2 jam. Kejadian parkir 'nuthuk' tersebut bukan kali pertama terjadi di Jogja. Biar begitu, sebenarnya pemerintah setempat sudah menetapkan tarif parkir resmi.
Dikutip dari Suara.com, menurut anggota Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta Baharuddin Kamba mengatakan momen libur Lebaran dan libur panjang berpotensi terjadi pelanggaran.
"Tahun ini, masih dikutip dari Suara.com, Forpi Kota Yogyakarta mengimbau agar pengelola parkir tidak menaikkan tarif parkir. Bagi pengelola parkir yang ngeyel, sejumlah sanksi telah disiapkan bahkan sanksi pencabutan izin bisa dilakukan. "Jangan sampai perilaku menaikkan tarif parkir ini menjadi penyakit tahunan saat libur panjang di Kota Jogja. Kita tegas dalam menindak oknum juru parkir yang nuthuk," kata Kamba dihubungi wartawan, Senin (25/4/2022) yang dikutip dari Suara.com.
Agar kejadian itu tidak terjadi ketika melancong ke Yogyakarta, cek tempat dan tarif parkir resmi di Jogja agar tidak 'nuthuk'.
Melansir dari akun Instagram @dishubkotayogya, pemerintah telah membuat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum. Peraturan tersebut membagi menjadi 3 kawasan parkir.
Kawasan I meliputi Jalan Mangkubumi, Jalan Margo Utomo, Jalan Wongsodirjan, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Prof Yohanes, Jalan Secodiningratan, Jalan Pajeksan, Jalan Beskalan, Jalan Reksobayan, Jalan Sosrowijayan, Jalan Perwakilan, Jalan Suryatmajan, Jalan Ketandan, Jalan Kebun Raya Gembira Loka, TKP Senopati, TKP Ngabean, TKP Sriwedari, TKP Limaran, dan TKP Malioboro 1 dan 2.
Tarif kawasan I (premium) untuk mobil, 3 jam pertama Rp5.000, setiap jam selanjutnya Rp 2.500. Untuk Motor Rp2.000, setiap jam selanjutnya Rp1.500.
Kawasan II lokasinya ditentukan berdasarkan volume lalu lintas yang besar, mempunyai posisi strategis bagi pengaturan lalu lintas di Daerah dan merupakan lingkungan komersial, dan/atau wilayah dengan karakteristik parkir tinggi.
Tarif kawasan II dikenakan biaya untuk mobil Rp2.000 dan motor Rp1.000.
Kawasan III lokasinya ditentukan berdasarkan volume lalu lintas yang kecil, lingkungan non komersial, dan/atau karakteristik parkir lebih rendah dari Kawasan II.
Tarif kawasan III dikenakan biaya untuk mobil Rp2.000 dan motor Rp1.000.
Selanjutnya, dalam Perda Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Retribusi Tempat Khusus Parkir dan Peraturan Walikota (Perwal) Nomor 132 tahun 2021 Tentang Perubahan Tarif Retribusi Tempat Khusus Parkir.Untuk bus besar, 3 jam pertama Rp75.000 dan setiap jam selanjutnya Rp25.000. Untuk Bus sedang 3 jam pertama Rp50.000 dan setiap jam selanjutnya Rp15.000.
Untuk mobil, 2 jam pertama Rp5.000 dan setiap jam selanjutnya Rp2.500. Untuk motor 2 jam pertama Rp2.000 dan setiap jam selanjutnya Rp1.500.
Lainnya, tarif parkir tempat khusus parkir swasta kawasan I (premium) yang diatur dalam Perwal Nomor 149 Tahun 2020 Pasal 29 Ayat 2.
Pungutan jasa parkir yang dimaksud pada ayat (1) paling tinggi 5 (lima) kali tarif yang ditetapkan pada Tempat Khusus Parkir Milik Pemerintah.
Untuk bus besar, 3 jam pertama Rp75.000 dan setiap jam selanjutnya Rp25.000. Untuk Bus sedang 3 jam pertama Rp50.000 dan setiap jam selanjutnya Rp15.000.
Untuk mobil, 2 jam pertama Rp5.000 dan setiap jam selanjutnya Rp2.500. Untuk motor 2 jam pertama Rp2.000 dan setiap jam selanjutnya Rp1.500.
Berita Terkait
-
5 Coffee Shop 24 jam untuk Kamu yang Bosan Nugas di Kos
-
Tak Melulu Malioboro, 5 Hidden Gem Jogja yang Wajib Masuk Wishlistmu
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Update Kasus Kekerasan Anak Daycare Little Aresha Yogyakarta, Tersangka Jadi 32 Orang
-
Demi Belajar Mengaji, Driver Ojol Yogyakarta Rela Tinggalkan Order Dua Jam Setiap Rabu
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan