Indotnesia - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan waktu pelaksanaan pemungutan suara untuk Pemilu 2024. Berdasarkan keputusan KPU RI nomor 21 tahun 2022, Pemilu 2024 akan dilaksanakan pada Rabu (14/2/2024).
Jelang Pemilu 2024, ada 6 partai baru yang ikut serta memperebutkan kursi. Dilansir dari Suara.com, partai-partai tersebut adalah:
1. Partai Pelita
Partai Pelita merupakan partai baru yang didirikan oleh Mantan Ketua PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin pada 28 Februari 2022. Secara resmi, partai tersebut telah terdaftar berdasarkan Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum dari Kementerian Hukum dan HAM. Ketua Umum Partai Pelita dijabat oleh mantan Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, yaitu Beni Pramula.
2. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
Tokoh politik lain yang mendirikan partai baru adalah Anas Urbaningrum, mantan ketua umum Partai Demokrat. Ia mendirikan PKN pada 2021 bersama dengan Sri Mulyono, Mirwan Amir, Ian Zulfikar, dan Bobby Triadi.
3. Partai Ummat
Salah satu tokoh Partai PAN, Amien Rais juga mendirikan partai baru bernama Partai Ummat. Partai ini disinyalir berdiri setelah adanya kerenggangan antara hubungan Amien Rais dan beberapa politisi PAN. Hingga saat ini, Partai Ummat telah memiliki sekitar 99 orang pendiri yang mewakili 34 Provinsi dan terbuka bagi semua kalangan, termasuk muslim maupun non muslim.
4. Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora)
Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat periode 2014-2019, Fahri Hamzah juga mendirikan partai baru bernama Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora). Telah mendeklarasikan diri pada 10 November 2019, partai Gelora telah mendapat SK Kemenkumham pada Rabu (20/5/2022).
Selain Fahri Hamzah, tokoh politik lain yang menempati posisi elit dalam partai adalah Anis Matta sebagai ketua umum dan Mahfudz Siddiq sebagai sekretaris jenderal.
5. Partai Rakyat Adil Makmur (Prima)
Partai Prima diprakarsai oleh Agus Jobo, mantan Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD). Secara resmi, partai tersebut telah disahkan berdasarkan Surat Keputusan Pengesahan sebagai partai politik dari Kementerian Hukum dan HAM RI pada Desember 2020.
6. Partai Rakyat
Ketua umum Partai Rakyat dijabat oleh Arvindo Noviar. Partai yang telah berdiri pada September 2014, telah disahkan sebagai partai politik berdasarkan Surat Keputusan Pengesahan dari Kemenkumham pada 2021.
Di antara gemerlap partai baru yang siap mengikuti Pemilu 2024, sejumlah partai lama justru elektabilitasnya menurun. Berdasarkan lembaga survei Indometer, elektabilitas Partai Golkar turun ke posisi lima besar dengan nilai elektabilitas sebesar 5,6 persen.
Sedangkan peringkat pertama dan kedua masih dikuasai partai pendukung pemerintah, yaitu PDI-P dengan elektabilitas 18,4 persen dan Gerindra 12,2 persen. Selanjutnya, posisi ketiga dipegang oleh PKB (8,1 persen) dan keempat disusul Demokrat (5,8 persen).
Berita Terkait
-
Anis Matta Akui Partai Gelora Terganjal Logistik, Urusan Pendanaan Jadi Persoalan Besar
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
Keras Feri Amsari di Aksi Kamisan: Parpol Jadi Perusahaan Keluarga, Ketua Partainya Hasil Warisan
-
'Kartu Mati' MK untuk Parpol: Mengapa Keterwakilan 30 Persen Perempuan Kini Jadi Syarat Wajib?
-
Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Begal Bersenjata Kembali Hantui Palembang, Perempuan Pulang Kerja Jadi Korban, Motor Raib
-
Pasutri di Pelalawan Eksploitasi Anak Jadi Manusia Silver, Paksa Setor Rp250 Ribu/Hari
-
Promo Alfamart Terbaru 14 Juni 2026: Diskon Scora, Sunsilk, Kahf, Rinso, hingga MamyPoko
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
-
Setelah Jakarta, Aksi 'Menuju Indonesia Bangkrut' Bakal Digelar di Palembang Senin Besok
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
4 Pilihan Sheet Mask untuk Pria, Perawatan Wajah Anti Ribet
-
Roger Danuarta & Cut Meyriska Tegaskan Tak Terima Uang dari Hanania Group, Begini Fakta Sebenarnya!
-
Mensos Kunjungi Sekolah Rakyat Pekanbaru, Target Tambah Siswa di Riau