Indotnesia - Presiden Jokowi pada Selasa (17/5/2022) secara resmi melonggarkan aturan penggunaan masker di ruang terbuka. Meski melepas masker hanya diperbolehkan saat berada di luar ruangan dan tidak padat orang, epidemiologi menilai pemberlakuan kebijakan tersebut terlalu cepat.
Menurut Dicky Budiman, Epidemiolog Universitas Griffith Australia, kebijakan melepas masker di area terbuka itu dinilai terburu-buru. Kebijakan tersebut dianggap bertolak belakang dengan pernyataan Jokowi sebelumnya yang menyebut akan melihat perkembangan pelonggaran aturan pandemi secara bertahap per enam bulan.
“(Menentukan kebijakan) harus bijak dan tidak terburu-buru. Saya sepakat dengan pernyataan presiden sebelumnya yang menyebut pelonggaran bertahap melihat kondisi enam bulan,” ungkap Dicky, seperti dikutip dari Suara.com.
Meski diberi kelonggaran, masyarakat tetap harus dihimbau untuk terus berhati-hati. Pasalnya, tidak setiap area terbuka terjamin aman untuk membuka masker apalagi lingkungan yang tidak memiliki sirkulasi udara bagus.
Pemerintah juga diharapkan dapat memberikan informasi terkait kebijakan pelonggaran maskter tersebut dengan jelas, agar tak disalahartikan oleh masyarakat dan menjadi euforia berlebihan.
Selama Mei 2022, jumlah kasus Covid-19 rata-rata per 7 hari adalah sekitar 413 orang dengan penambahan kasus baru sebanyak 244. Hingga Kamis (19/5/2022), kasus rata-rata Covid-19 per 7 hari menurun menjadi 282 orang.
Walaupun kasus pandemi Covid-19 di Indonesia telah landai, virus corona subvarian omicron yang lebih cepat menular masih beredar. Apalagi cakupan vaksin ketiga atau booster di Indonesia masih relatif rendah, yaitu sekitar 20% secara nasional.
Berdasarkan laman resmi Vaksinasi Kementerian Kesehatan, 96 per 100 penduduk Indonesia telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama dengan total sekitar 196 juta orang. Sedangkan vaksinasi dosis kedua sebanyak 166 juta orang atau setara 76% penduduk dan vaksinasi dosis ketiga masih 20% atau sekitar 43 juta orang.
Sementara di negara lain, kebijakan pelonggaran melepas masker di ruang terbuka diberlakukan setelah cakupan vaksinasi booster bagi masyarakat telah mencapai 50% hingga 80%. Diantaranya adalah negara Singapura, Australia dan Amerika Serikat.
Oleh karena itu, Dicky menegaskan agar masyarakat tidak terlalu percaya diri berlebihan dan tetap waspada saat melepas masker di area terbuka.
“Walaupun sudah booster, kan masih bisa terinfeksi, walaupun tidak bergejala dan tidak parah. Tapi, bila terinfeksi tanpa disadari karena tidak melakukan tes, lalu membawa infeksi virus kepada orang dekat dan menyebarkan hal fatal, itu bisa saja terjadi,” tegasnya, dikutip dari Suara.com.
Berita Terkait
-
Paspor Kuat Itu Bukan Cuma soal Visa: Tentang Privilege dan Martabat Global
-
Pandemi dan Teori Konspirasi di Novel Si Putih Karya Tere Liye
-
Ekonom: Tarif Impor AS Bisa Tekan Rupiah dan Picu Kenaikan Harga Dalam Negeri
-
Ironi Sosial: Ketika Permasalahan Publik Terus Dinormalisasi dan Diabaikan
-
BYD Persoalkan Legalitas Aturan Darurat Amerika Serikat Mengenai Tarif Impor
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
All England 2026: Shuttlecock Buat Jonatan Christie Tersingkir di Babak 32 Besar
-
Nestl Indonesia Tegaskan Dampak Nyata Program Pendampingan Gizi, Dukung Upaya Pencegahan Stunting
-
Hadapi Ketidakpastian Dunia Akibat Perang, Anies Baswedan Beri Dua Nasihat ke Pemerintah
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik pada 5 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Singkirkan Athletic Club, Real Sociedad Tantang Atletico Madrid di Final Copa del Rey
-
69 Kode Redeem FF Terbaru 5 Maret 2026: Garena Beri Emote dan Skin XM8 Blizzard Gratis
-
Dinding Rahim Lesti Sudah Tipis, Dokter Larang Keras Tambah Momongan setelah Melahirkan Anak Ketiga
-
BHR 2026 Ojol dan Kurir Kapan Cair? Cek Jadwal Beserta Nominalnya
-
Kalah dari 10 Pemain Newcastle United, Manchester United Tetap di Posisi Ketiga Klasemen
-
YG Ungkap Rencana 2026: Tur Dunia, Comeback, hingga Debut Boy Group Baru