/
Kamis, 02 Juni 2022 | 14:58 WIB
Freepik/rawpixel.com

Menurut Harif, saat ini memang banyak nakes, termasuk perawat yang sering membuat konten terkait profesinya di media sosial. Oleh sebab itu, ia menghimbau para perawat untuk memiliki kesadaran diri saat membuat konten.

Tak hanya itu, Harif juga mengingatkan para perawat agar meninjau kembali konten edukasi kesehatan yang akan diunggah ke media sosial. Hal tersebut bertujuan guna mencegah adanya pelanggaran etik, hukum, maupun moral yang bisa menjadi viral secara negatif.

“Kita minta untuk saat bertugas mereka tidak main media sosial, kecuali memang media sosial ditujukan untuk pelayanan pasien, berkomunikasi dengan dokter, atau berkomunikasi dengan perawat lain,” pesannya, dikutip dari Suara.com.

Load More