Indotnesia - Ramai di media sosial video yang memperlihatkan sebuah pameran UMKM di Jogja Expo Centre (JEC) sepi pengunjung. Padahal, pameran yang biasa diadakan di JEC hampir selalu ramai.
Video yang memperlihatkan kondisi pameran tersebut dibagikan oleh akun TikTok @dhitssa, dengan caption ‘TikTok please do your magic’. Dalam video, pemilik akun menceritakan perasaannya terkait pameran yang tidak menarik pengunjung itu.
“Hi TikTok, khususnya yang di Jogja mau cerita deh,” tulis pemilik akun dalam video tersebut.
Dalam video, pemilik akun yang diduga sebagai penyelenggara acara menceritakan kesedihannya. Pasalnya, dia dan teman-temannya telah membuat acara yang bertajuk Bangkit dan Bergerak Bersama UMKM itu bertujuan untuk membantu para UMKM Jogja bangkit pascapandemi.
Namun, sayangnya acara yang dilangsungkan di Jogja Expo Centre sejak 19 Juni 2022 tidak ramai pengunjung. Para pedagang atau tenant terlihat menganggur karena tidak ada pengunjung yang datang.
Menurut @dhitssa, persiapan yang dilakukan sudah semaksimal mungkin dalam penyelenggaraan pameran tersebut.
“Kita udah berusaha semaksimal mungkin, tapi gatau kenapa malah sepi dari kemarin. Gua kasian dan nggak enak sama orang-orang yang jualan karena karena udah berharap jualannya laku ikut acara ini,” tulisnya.
Padahal, pameran Pesparawi Nasional XIII Harmony Expo menghadirkan banyak bazar UMKM, pesta kuliner, workshop, dan ada juga panggung hiburannya. Selain itu, pengunjung yang ingin datang ke pameran tidak dipungut biaya apapun alias gratis.
Melalui ‘TikTok please do your magic’, penyelenggara bermaksud mengajak para warganet khususnya yang di Jogja untuk turut meramaikan pameran yang berakhir 26 Juni 2022 itu. Akan tetapi, beberapa warganet malah menyorot perihal waktu pelaksanaan pameran yang kurang tepat hingga kurangnya promosi.
“Kok gak ada promonya di medsos. Biasanya event-event pameran bazar rame promo medsosnya,” kata warganet.
“Kurang promo, eventnya juga di tengah-tengah orang-orang pada sibuk masukin anak sekolah…,” tulis warganet lain.
“Mungkin timingnya kurang pas, karena sembako lagi pada naik semua,” tambah warganet.
“Bulan dan tanggalnya kurang pas, karena bersamaan dengan orang tua fokus masukin anak sekolah dan pas tanggalnya belum gajian bagi karyawan,” kata warnet lain
Biar begitu masih banyak yang mendukung pameran tersebut agar UMKM bisa bangkit kembali.
“Mari teman-teman yang di Jogja.. Kita bantu para UMKM yang sudah berpartisipasi dalam acara tersebut,” tulis warganet dalam kolom komentar TikTok.
Berita Terkait
-
Donald Trump Umumkan Pengeboman Terdahsyat dalam Sejarah Timur Tengah, Kilang Iran Dilindungi
-
Pemberdayaan Perempuan Picu Dampak Berantai
-
Viral! Alat Vital Dicincang Istri Gegara Selingkuh, Suami Ini Minta Hakim Ringankan Hukuman
-
Joget Gemoy Trump Disamakan dengan Kaisar Nero, Netizen: Di Sini Pemimpinnya Juga Suka Joget
-
Heboh, Syekh Ahmad Al Misry Dikaitkan dengan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
Dompet Warga AS Tercekik, Harga BBM Meroket Cepat dalam Setahun, Trump Bisa Apa?
-
Melaju ke Final Festival Liga Ramadhan, Progres Positif Kendal Tornado FC Youth
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Kolaborasi KUR BRI dan UMKM Genteng Dukung Program Pembangunan Hunian
-
Dari Majalengka ke Berbagai Kota: Genteng UMKM Menopang Program Perumahan
-
BRI Perkuat Pembiayaan UMKM Genteng di Tengah Lonjakan Permintaan Pasar
-
Gentengisasi Dorong Pertumbuhan UMKM dan Serap Tenaga Kerja Lokal
-
Didukung KUR BRI, Usaha Genteng Keluarga di Majalengka Terus Berkembang
-
Nyoman Parta: Serangan Air Keras ke Aktivis HAM Alarm Bahaya bagi Demokrasi
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja