Suara.com - Banyak pemberitaan terkait nama Rudy Mas’ud, yang menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Timur, yang bernada kurang positif. Sekilas tentang rekam jejak pendidikan Rudi Mas’ud dan kontroversinya bisa Anda cermati di bawah ini.
Sosok ini sangat dikenal di Kalimantan Timur, karena selalu tampil dengan elegan dan menanggapi berbagai isu dengan lugas. Namun demikian belakangan banyak pemberitaan yang kurang baik terkait dirinya, menyangkut renovasi rumah dinas, belanja yang dianggap aneh, hingga sikapnya yang tidak menemui pendemo beberapa waktu yang lalu.
Cukup banyak orang yang mencoba mencari tahu latar belakang dan rekam jejaknya di dunia politik, termasuk rekam jejak pendidikan yang dimilikinya. Sekilas, berikut pembahasannya.
Sekilas Profil Rudy Mas’ud
Profil Mas’us diketahui merupakan putra asli daerah, lahir di Balikpapan pada 7 Desember 1981 lalu, dan tercatat sebagai alumni Universitas Mulawarman pada tahun 2008 lalu. Ia mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi di kampus tersebut.
Setelah itu, dirinya melanjutkan pendidikan di universitas yang sama, dan lulus pada tahun 2020 dengan gelar Magister Ekonomi. Gelar ini diperoleh hampir bersamaan dengan terpilihnya ia sebagai Anggota DPR RI Periode 2019 - 2024.
Pada periode ini dirinya juga pernah dipercaya menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur, tepatnya pada tahun 202 hingga tahun 2025 lalu. Kemudian di tahun 2025 dirinya terpilih sebagai Gubernur Kalimantan Timur dengan masa jabatan hingga tahun 2030 mendatang.
Harta Kekayaan dari LHKPN KPK
Jika mengacu pada LHKPN KPK, harta kekayaan yang dilaporkan oleh Rudy ada pada total Rp166,521,104,827. Kekayaan ini terdiri atas tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, dan harta lainnya dan hutang.
Laporan ini diberikan padanya ketika memegang jabatan publik beberapa waktu yang lalu, dan mungkin saja sudah mengalami perubahan.
Sederet Kontroversi Rudy Mas’ud
Aksi massa yang dilakukan pada 21 April 2026 lalu jadi puncak dari kekesalan warga atas kontroversi yang dibuat olehnya. Dalam beberapa waktu terakhir masyarakat geram atas pernyataan dan fakta yang terungkap ke publik, yang menjadi kontroversi.
Baca Juga: Pendidikan Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Dikritik Usai Usul Gerbong Wanita Dipindah Ke Tengah
Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.
1. Mobil Dinas Rp8,5 Miliar
Di bulan Februari 2026 lalu, Rudy diketahui melakukan pengadaan mobil dinas dengan anggaran mencapai Rp8,5 miliar. Ia mengklaim bahwa mobil tersebut diperlukan untuk menunjang kegiatan kepala daerah, terlebih status Kaltim sebagai penyangga IKN.
Rudy kemudian membatalkan rencana tersebut karena mendapat teguran dan sorotan dari berbagai pihak, termasuk Partai Golkar dan pemerintah.
2. Renovasi Rumah Rp25 Miliar
Setelah kontroversi pengadaan mobil mereda, Rudy kembali menyita perhatian dengan sorotan anggaran besar renovasi rumah dinas. Anggaran yang tercatat mencapai Rp25 miliar, dan berdalih sebagai anggaran renovasi rumah dinas wakil gubernur dan fasilitas pendukung lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
8 Kereta Batal Berangkat dari Stasiun Senen dan Gambir Hari Ini, Ada KA Brantas hingga Parahyangan
-
Bertambah Satu! Korban Jiwa Kecelakaan KRL di Bekasi Total 16 Orang
-
Bank Dunia Peringatkan Hal Mengerikan Bakal Terjadi Imbas Perang AS - Iran Berkepanjangan
-
TIDAR Desak Pembenahan Sistem Daycare Nasional Usai Kasus di Yogyakarta
-
Masih Dirawat Intensif, Hakim Militer Tetap Minta Andrie Yunus Bersaksi
-
Dirut KAI Respons Usulan Gerbong Perempuan Dipindah ke Tengah: Keselamatan Tak Bedakan Gender
-
Bantah Indonesia Gelap, Prabowo Sindir Pihak yang Ingin Kabur: Silakan...
-
Bangkai Gerbong KRL Pasca Tabrakan Masih di Pinggir Rel, KAI Jelaskan Alasan Belum Dipindahkan
-
5 Realita Pahit Krisis Air di TTS NTT: Dari Ancaman Stunting hingga Beban Berat Anak Perempuan
-
Tim SAR Lebanon Jadi Korban Rudal Israel saat Misi Penyelamatan Sipil