News / Nasional
Rabu, 29 April 2026 | 13:14 WIB
Ilustrasi rekam jejak pendidikan rudy masud/kaltimprov.go.id/

Suara.com - Banyak pemberitaan terkait nama Rudy Mas’ud, yang menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Timur, yang bernada kurang positif. Sekilas tentang rekam jejak pendidikan Rudi Mas’ud dan kontroversinya bisa Anda cermati di bawah ini.

Sosok ini sangat dikenal di Kalimantan Timur, karena selalu tampil dengan elegan dan menanggapi berbagai isu dengan lugas. Namun demikian belakangan banyak pemberitaan yang kurang baik terkait dirinya, menyangkut renovasi rumah dinas, belanja yang dianggap aneh, hingga sikapnya yang tidak menemui pendemo beberapa waktu yang lalu.

Cukup banyak orang yang mencoba mencari tahu latar belakang dan rekam jejaknya di dunia politik, termasuk rekam jejak pendidikan yang dimilikinya. Sekilas, berikut pembahasannya.

Sekilas Profil Rudy Mas’ud

Profil Mas’us diketahui merupakan putra asli daerah, lahir di Balikpapan pada 7 Desember 1981 lalu, dan tercatat sebagai alumni Universitas Mulawarman pada tahun 2008 lalu. Ia mendapatkan gelar Sarjana Ekonomi di kampus tersebut.

Setelah itu, dirinya melanjutkan pendidikan di universitas yang sama, dan lulus pada tahun 2020 dengan gelar Magister Ekonomi. Gelar ini diperoleh hampir bersamaan dengan terpilihnya ia sebagai Anggota DPR RI Periode 2019 - 2024.

Pada periode ini dirinya juga pernah dipercaya menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kalimantan Timur, tepatnya pada tahun 202 hingga tahun 2025 lalu. Kemudian di tahun 2025 dirinya terpilih sebagai Gubernur Kalimantan Timur dengan masa jabatan hingga tahun 2030 mendatang.

Harta Kekayaan dari LHKPN KPK

Jika mengacu pada LHKPN KPK, harta kekayaan yang dilaporkan oleh Rudy ada pada total Rp166,521,104,827. Kekayaan ini terdiri atas tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, dan harta lainnya dan hutang.

Laporan ini diberikan padanya ketika memegang jabatan publik beberapa waktu yang lalu, dan mungkin saja sudah mengalami perubahan.

Sederet Kontroversi Rudy Mas’ud

Aksi massa yang dilakukan pada 21 April 2026 lalu jadi puncak dari kekesalan warga atas kontroversi yang dibuat olehnya. Dalam beberapa waktu terakhir masyarakat geram atas pernyataan dan fakta yang terungkap ke publik, yang menjadi kontroversi.

Baca Juga: Pendidikan Arifah Fauzi, Menteri PPPA yang Dikritik Usai Usul Gerbong Wanita Dipindah Ke Tengah

Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Mobil Dinas Rp8,5 Miliar

Di bulan Februari 2026 lalu, Rudy diketahui melakukan pengadaan mobil dinas dengan anggaran mencapai Rp8,5 miliar. Ia mengklaim bahwa mobil tersebut diperlukan untuk menunjang kegiatan kepala daerah, terlebih status Kaltim sebagai penyangga IKN.

Rudy kemudian membatalkan rencana tersebut karena mendapat teguran dan sorotan dari berbagai pihak, termasuk Partai Golkar dan pemerintah.

2. Renovasi Rumah Rp25 Miliar

Setelah kontroversi pengadaan mobil mereda, Rudy kembali menyita perhatian dengan sorotan anggaran besar renovasi rumah dinas. Anggaran yang tercatat mencapai Rp25 miliar, dan berdalih sebagai anggaran renovasi rumah dinas wakil gubernur dan fasilitas pendukung lain.

Load More