Indotnesia - Tempe adalah makanan nabati sejuta umat yang ekonomis, lezat, juga bergizi. Selain itu, tempe juga bisa diolah menjadi berbagai macam menu makanan, lho.
Bahan baku tempe yaitu kedelai memiliki sumber protein tinggi yang baik untuk kesehatan. Bahkan, gizi dalam tempe juga disebut bisa menggantikan peran daging merah.
Tak hanya itu, dari sekian banyak manfaat tempe bagi kesehatan tubuh, ternyata tempe juga bermanfaat bagi kesehatan mental, lho.
Dilansir dari Forbes, tempe disebut sebagai salah satu makanan probiotik yang baik untuk kesehatan mental. Makanan probiotik yang dikonsumsi untuk meningkatkan kesehatan mental juga dianggap sebagai psikobiotik.
“Psikobiotik adalah istilah yang digunakan oleh para peneliti untuk merujuk pada mikroba usus yang digunakan untuk memberi manfaat bagi kesehatan mental,” kata psikiater nutrisi Uma Naidoo, M.D.
Keterkaitan antara makanan, pencernaan, dan kesehatan mental masih terus diteliti. Ahli gastroenterologi Avanish Aggarwal, M.D. mengatakan, makanan probiotik dapat mengurangi perasaan cemas.
“Penelitian ilmiah menghubungkan makanan probiotik untuk mengurangi perasaan cemas dan depresi,” kata Dr. Aggarwal.
Dia menambahkan, makanan dengan antioksidan dan serat berkaitan dengan manfaat kesehatan mental dan sering ditemukan dalam makanan probiotik.
Kata Dr. Naidoo, makanan probiotik yang mengandung organisme hidup yang berpotensi menguntungkan kesehatan salah satunya adalah tempe. Selain itu, ada juga kefir, yogurt, sup kedelai, natto, kimchi, kol parut dan acar sayuran.
Baca Juga: Nostalgia Foto Jadul Warung Tahun 1971, Ukuran Tempe Goreng di Meja Bikin Warganet Heran
Selain itu, orang dengan radang usus sering juga memiliki masalah psikologi. Artinya ada konektivitas antara pencernaan dan otak yang mempengaruhi mental.
“Ada banyak aktivitas saraf di usus, termasuk serotonin, dopamin, dan GABA. Usus memproduksi lebih dari 90% serotonin tubuh," kata Dr. Aggrawal
Serotin adalah hormon yang berfungsi sebagai neurotransmiter atau pengantar sinyal antarjaringan saraf. Hormon ini dipercaya mempengaruhi suasana hati, seperti memberi perasaan nyaman dan senang.
Selain itu, pencernaan yang baik juga dapat menurunkan risiko penyakit kognitif, termasuk penyakit Alzheimer, menurunkan risiko penyakit jantung, dan meningkatkan kesehatan serta kekebalan tubuh.
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Miliaran Rupiah KUR Justru Mengalir Deras ke Desa-Desa di Lampung
-
Lebih dari Sepak Bola, Inggris vs Argentina Jadi Laga Sarat Muatan Politik
-
5 Zodiak dengan Horoskop Terbaik pada 15 Juli 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
Hujan Rudal AS Bunuh 3 Warga Sipil di Iran Selatan, Bukan Tentara
-
Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz
-
Pengacara: Bupati Gowa Walk Out Karena Hak Tidak Dipenuhi
-
Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara
-
17 Kode Redeem Aktif 15 Juli 2026, Klaim Skin Keren, Bundle Eksklusif hingga Voucher Gratis
-
Alexis Mac Allister: Tenang, Timnas Argentina Pengalaman di Semifinal
-
Benjamin Netanyahu Ultimatum Iran: Berani Serang Kami, Balasan Akan Mengerikan!