Indotnesia - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar acara Grand Launching atau peresmian lapangan Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Minggu (24/7/2022).
Acara peresmian tersebut bertepatan dengan digelarnya pertandingan persahabatan antara Persija dan tim sepak bola Thailand sekaligus acara musik yang menghadirkan sejumlah musisi Tanah Air.
Di tengah semarak acara konser, pagar pembatas antara penonton dan lapangan zona utara JIS tiba-tiba roboh, karena tidak mampu menahan beban penonton yang duduk serta bersandar di pagar tersebut.
Dilansir dari Suara.com, kejadian itu terjadi saat Dewa19 feat Virzha tampil membawakan lagu Kangen.
Semakin lama acara berlangsung, sejumlah penonton yang duduk di bagian pagar semakin banyak hingga membuat pagar oleng dan akhirnya roboh. Beruntung tidak ada penonton yang mengalami luka.
Pascakejadian, Anies Baswedan angkat bicara dan menyebut robohnya pembatas yang terjadi di stadion JIS menjadi sebuah pembelajaran bagi pemerintah DKI Jakarta.
“Jadi ini bagian dari proses belajar. Yang namanya proses belajar bahkan ketemu dengan segala tantangan,” ungkap Anies di JIS pada Minggu (24/7/2022) dikutip dari Suara.com.
Setelah adanya peristiwa tersebut, nantinya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola JIS akan melakukan evaluasi guna perbaikan dan meminimalisir agar kejadian serupa tak terulang.
Diketahui, JIS digadang-gadang sebagai salah satu stadion termegah di Indonesia bertaraf internasional dengan menelan biaya pembangunan sekitar Rp4,5 triliun dan merupakan proyek pembangunan sejak masa kepemimpinan Gubernur Fauzi Bowo (Foke) pada 2008.
Baca Juga: Muncul Larangan di Berbagai Daerah, Ini Aturan Sepeda Listrik di Jalan Raya yang Benar
Tercatat ada empat Gubernur DKI Jakarta yang mencoba untuk merealisasikan proyek stadion bertaraf internasional tersebut, yaitu Fauzi Bowo, Joko Widodo (Jokowi), Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan.
Sebelum dibangun menjadi kawasan stadion, lahan JIS merupakan kawasan Taman Bersih Manusiawi dan Berwibawa atau Taman BMW dengan total luas 66,6 hektare.
Proses pembangunannya mengalami berbagai hambatan karena adanya penolakan dari sejumlah warga yang menolak penggusuran hingga pada Maret 2019, pembangunan JIS dilangsungkan saat era kepemimpinan Anies Baswedan dan rampung pada 2022.
Tag
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Amphuri Kritik Wacana War Tiket Haji: Jangan Abaikan Jemaah yang Antre Puluhan Tahun
-
OKX Ventures dan HashKey Capital Resmi Suntik CAEX Vietnam, Siapkan Modal Rp6 Triliun
-
Italia Batal, PSSI Kantongi Satu Negara Asia Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni
-
4 Model Dispenser Philips Terbaik Dan Hemat Daya
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Survei Terbaru: Sempat Naik Tipis, Popularitas Trump Menukik Efek Selat Hormuz Masih Ditutup
-
Ekspansi Agresif, Laba PT Multi Hanna Kreasindo (MHKI) Tumbuh Solid 24 Persen di 2025
-
6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 12 GB yang Worth Dibeli April 2026
-
Habiburokhman Bela Seskab Teddy soal 'Inflasi Pengamat': Ada Benarnya
-
Warga Iran Terancam Kelaparan Usai AS Blokade Pelabuhan Teheran, Bahkan Ada Dampak Buruk Lanjutan