Indotnesia - Polri tetapkan Bharada E sebagai tersangka atas kasus penembakan Brigadir J atau Nopriansyah Yosua Hutabarat pada Jumat (8/7/2022).
Atas peristiwa baku tembak dua perwira polisi itu, tersangka resmi ditahan di Rutan Bareskrim Polri mulai Rabu (3/8/2022) malam. Bharada E dikenakan Pasal 338 KUHP Juncto Pasal 55 dan 56 KUHP tentang membantu tindak pidana atau kejahatan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Sosok Bharada E
Bharada E kemudian menjadi sorotan publik setelah kejadian itu. Namun, terkait sosoknya masih banyak yang belum mengetahuinya secara pasti.
Pria berusia 24 tahun ini memiliki nama panjang Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu. Dia adalah penembak nomor satu di Resimen I Pasukan Pelopor di jajaran Korps Brimob.
Mengutip Suara.com, dia juga menjadi salah satu instruktur vertical rescue atau pelatih teknik evakuasi dari titik rendah menuju titik tinggi dengan keahlian baik dalam medan curam atau dalam kondisi basah sekalipun.
Selain itu, Bharada E merupakan ajudan dari Kadiv Propam non aktif Irjen Ferdy Sambo, yang rumahnya menjadi tempat kejadian perkara aksi penembakan terhadap Brigadir J.
Sementara, jika dilihat dari akun Instagramnya @r.lumiu, Bharada E adalah seorang pecinta olahraga panjat tebing atau sport climbing. Hal itu terlihat dari foto-foto yang diunggahnya di akun tersebut.
Bahkan dia juga mengikuti Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bolmut Open Climbing Competition pada 2017. Saat itu, dia menjadi perwakilan dari FPTI Manado.
Baca Juga: Jadi Tersangka Pembunuhan, Bharada E Bisa Dikenakan Pasal Lain
Selain panjat tebing, Richard Eliezer juga suka mendaki pegunungan, seperti mendaki Gunung Tumpa, Gunung Soputan, Gunung Mahawu, Gunung Tampusu, atau Gunung Klabat.
Dari gambar atau peristiwa yang diunggah di media sosial kebanyakan berlatar Sulawesi Utara dan sebagai FPTI Manado, maka berkemungkinan Bharada E adalah orang Manado.
Diketahui, Bharada E sudah jarang mengunggah foto atau video di akun Instagram pribadinya dan terakhir pemilik akun @r.lumiu itu membagikan foto lanskap wall climbing pada tahun 2017.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Bank Sumsel Babel Kian Agresif Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Daerah
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
Kesaksian Korban Selamat: Lokomotif Argo Bromo Tembus Gerbong Belakang CommuterLine di Bekasi
-
Detik-detik KRL Ditabrak Kereta Jarak Jauh di Bekasi Timur, Penumpang: Kami Langsung Dievakuasi
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
Awal Mula Tabrakan Maut KRL vs KA Jarak Jauh di Bekasi: Dipicu Mobil Mogok di Perlintasan