Indotnesia - Tim Khusus Polri berhasil menemukan rekaman CCTV yang menjadi salah satu bukti vital pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Hasil penyelidikan juga menemukan keterlibatan Irjen Ferdy Sambo dalam penghilangan rekaman CCTV.
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan serangkaian proses penyelidikan hingga Jumat (19/8/2022) yang dilakukan, penyidik telah melakukan pemeriksaan sebanyak 52 orang saksi, termasuk analis digital.
Kepolisian juga telah menyita sejumlah barang bukti, salah satunya adalah rekaman CCTV yang berada di rumah pribadi tersangka kasus pembunuhan Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo.
"Alhamdulilah, CCTV yang sangat vital yang menggambarkan situasi sebelum, sesaat, dan setelah di Duren Tiga berhasil kami temukan dengan sejumlah tindakan penyidik," ucapnya pada konferensi pers di Jakarta, Jumat (18/8/2022).
Pada lokasi yang sama, Direktur Siber Bareskrim Brigjen Asep Edi Suheri mengatakan ada upaya menghilangkan, memindahkan, dan mentransmisikan secara elektronik barang bukti DVR sehingga tidak bisa bekerja dengan semestinya.
Sebagai informasi, DVR adalah alat untuk menyimpan rekaman video CCTV untuk kemudian diolah menjadi bentuk digital. Siber Bareskrim Polri telah memeriksa 16 saksi, dengan kemungkinan jumlah saksi akan bertambah.
Menurut keterangannya, pihak penyidik melakukan pemeriksaan dengan membaginya dalam lima kluster, dengan kluster pertama adalah warga kompleks Polri Duren Tiga di Jakarta Selatan.
"(Kluster pertama) Kita sudah periksa 3 orang, yakni saudara SN, M, dan AZ," ucapnya.
Kluster kedua terdiri dari mereka yang melakukan pergantian DVR CCTV. Ada 4 orang saksi yang diperiksa yakni AF, AKP IW, AKBP AC, dan Kompol AR.
Baca Juga: Farel Prayoga Jadi Duta Kekayaan Intelektual, Abah Lala Terima Penghargaan Hak Penciptaan
Sementara pada klaster ketiga, pihak kepolisian mengidentifikasi pemindahan transmisi dan melakukan perusakan terhadap DVR CCTV, dengan tiga orang yang diperiksa yaitu Kompol BW, Kompol CP, dan AKBP AR.
Sedangkan kluster keempat, Asep Edi mengatakan orang-orang pada klaster ini telah memerintahkan pemindahan dan perbuatan lainnya. Ada tiga orang pada klaster ini termasuk Ferdy Sambo ataus FS.
"Kluster keempat yang menyuruh melakukan, baik itu memindahkan dan perbuatan lainnya yaitu Irjen FS, BJP HK, dan AKBP AN," ujarnya.
Kluster kelima, terdapat empat orang yang diperiksa, yaitu AKPD A, AKPR S, AKBP RRS, dan Bripka DR.
Hingga kini sejumlah alat bukti yang disita ada 4 buah, yakni hard disk eksternal merek WD, tablet microsoft surface, DVR CCTV yang ada di Kompleks Polri Duren Tiga, dan laptop merek Dell milik saudara BW.
Kompol BW merupakan salah satu dari 6 orang yang diduga melakukan tindak pidana obstruction of justice atau menghalangi penyelidikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Profil Timnas Swiss: Red Devils Bisa Jadi Mimpi Buruk di Piala Dunia 2026
-
Kulit Anti-Stres! Inilah 4 Face Mist Sea Water yang Ampuh Menenangkan Wajah
-
5 Drama Korea dari Byeon Woo-seok, Populer Ada Lovely Runner!
-
Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan
-
Batasan Pertemanan Lawan Jenis: Masih Relevankah di Tengah Era Kebebasan Saat Ini?
-
Mobil Avanza Terjun ke Parit di Sergai, Dua Orang Tewas
-
Cara Mudah Daftar Haji Lewat Pegadaian, Bisa Gunakan Jaminan Emas
-
Akan Disampaikan di Forum Dunia, 3 Poin tentang Kekerasan Anak yang Tak Bisa Lagi Diabaikan
-
14 Mei Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bulan Mei 2026
-
Militer AS Punya Program Lumba-Lumba Militer, Isu di Selat Hormuz Jadi Sorotan