Indotnesia - Dunia kesenian sedang berduka karena meninggalnya seniman ludruk legendaris Sapari Suhendra alias Cak Sapari pada Kamis (15/9/2022).
Mengutip dari Suara.com, Cak Sapari meninggal dunia di usia 79 tahun akibat sakit yang dideritanya. Sebelumnya dia dikabarkan telah menjalani perawatan penyakit diabetes.
Pada Juni 2022, Dewan Ludrukan Surabaya bersama Republik Ludruk Indonesia memprakarsai Gelaran Ludrukan Charity untuk membantu Cak Sapari dalam pengobatan penyakit yang dideritanya sejak lama.
Dalam karirnya, Cak Sapari tergabung dalam grup Jula-juli Guyonan Kartolo CS, grup kesenian lokal Surabaya, Jawa Timur. Kartolo CS jadi ikon seni dan lawak tradisional yang selalu dinantikan masyarakat Jawa Timur bercandaan karena menyajikan banyolan khas yang lugu dan cerdas.
Kepergian sosok legendaris ludruk itu membuat banyak masyarakat menghaturkan rasa belasungkawa karena kehadirannya turut melestarikan kesenian di Indonesia.
“Innalillahiwainnailaihirojiun. Cak Sapari sosok yang saya banggakan sebagai seniman ludruk Jawa Timur. Semoga beliau diberi tempat terbaik di sisiNya dan semua keluarga & kerabat yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tulis Bayu Skak melalui Twitter @Moektito.
“Turut berduka cita atas berpulangnya Cak Sapari Suhendra seniman ludruk,” ungkap Wali Kota Surabaya H. Armuji melalui cerita Instagram.
Berbeda dengan kesenian ketoprak, ludruk adalah kesenian drama tradisional asal Jawa Timur yang diperagakan oleh sekelompok orang dan dimainkan dalam sebuah panggung pertunjukkan.
Pertunjukkan ludruk biasanya mengangkat kisah kehidupan sehari-hari orang kecil atau cerita perjuangan yang diselingi dengan lawakan atau bercandaan. Sementara ketoprak cenderung menyajikan dongeng atau kisah zaman dulu dan menyisipkan amanat tertentu.
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Nyaman untuk Persiapan Olahraga Libur Lebaran
-
Jokowi Bakal Main Film Kolosal Dayak? Panglima Jilah Sebut Jadi Pemeran Utama
-
Operasi Pasar Murah Pontianak 2026, 6.000 Paket Sembako Dijual Jelang Idul Adha
-
Kalimantan Barat Jadi Penyumbang Titik Panas Terbesar, Karhutla Dikhawatirkan Meluas
-
8 Fakta Kasus Ahmad Bahar dan GRIB Jaya, dari Dugaan Penyanderaan hingga Berujung Damai
-
Pria di Bulukumba Sewa PSK Pakai Uang Hasil Mencuri Sapi
-
PTBA Bangkitkan UMKM Sawahlunto di Hari Kebangkitan Nasional, Pelaku Usaha Lokal Naik Kelas
-
Mengapa Berita Perubahan Iklim di Indonesia Masih Dangkal? Ini Temuan Mengejutkan AIC
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel