Indotnesia - Video wisatawan asing yang buang air kecil sembarangan di kawasan Gunung Bromo ramai jadi buah bibir masyarakat belakangan ini. Pasalnya, dalam video itu dia nampak tidak bersalah dan bangga kencing di atas gunung.
Turis asing asal Austria itu membagikan video cuplikan aktivitasnya ketika berwisata ke Bromo Tengger dalam aku Instagram @hometown.earth. Isinya berupa kegiatan naik motor trail, tertutup pasar, dan aksi kencing sembarangan di atas kawah.
Aksinya itu pun mendapat kecaman dari berbagai pihak, baik pengelola, masyarakat dan terutama para pecinta gunung. Karena itu, melalui akunnya, dia kemudian meminta maaf dan menyatakan penyesalannya. Katanya, di Eropa mereka terbiasa dengan hal seperti itu.
“Teruntuk orang-orang Indonesia yang terhormat, Jawa, Bali, Suku Tengger khususnya dan semua umat Hindu yang kami hina. Kami sekali lagi ingin mengatakan betapa menyesalnya kami,” tulisnya.
“Kami berasal dari negara kecil di Eropa dan terbiasa berada di pegunungan. Kami selalu berada di luar dan melakukan banyak hal di luar ruangan. Kami benar-benar tidak tahu seperti apa pura suci Bromo bagi masyarakat Hindu,” lanjutnya.
Selain itu, mereka juga mengucapkan terima kasih atas pemahaman dan pengalaman yang telah diinformasikan kepada mereka.
Bagi masyarakat Indonesia, gunung bukan hanya sebuah pemandangan atau sekadar gundukan tanah tetapi sesuatu yang disakralkan, khususnya kepercayaan masyarakat Jawa.
Gunung sering dijadikan tempat menjalan ritual keagamaan atau pun budaya. Oleh karena itu, ada 5 larangan yang tidak boleh dilakukan saat berada di gunung. Apa saja?
1. Melanggar norma kesopanan
Baca Juga: 5 Hal Baik yang Tercermin dari Kebiasaan Murah Senyum
2. Buang sampah sembarangan
3. Merusak alam
4. Membunuh binatang
5. Keluar jalur yang ditetapkan
Demikian hal-hal tak tak boleh dilakukan saat berada di gunung atau di tempat-tempat yang disakralkan oleh masyarakat sekitar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Misteri Kematian NS di Sukabumi, Pengacara Mira Widyawati Bongkar Kejanggalan dan Riwayat Kelam
-
Butuh Ide Outfit Bukber? Intip 4 Ide Gaya Hijab Elegan ala Sashfir Ini
-
7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
-
SBY: Sinyal Perang Dunia Ketiga Menguat, Indonesia Harus Siaga Tempur!
-
68 Kode Redeem FF Terbaru Update 23 Februari, Sikat 90 Diamond dan Skin Panther!
-
Tragedi IMIP Pasca Longsor, Anggota DPR Desak Audit Total DAS: Jangan Tunggu Korban Berikutnya!
-
Wanti-wanti PDIP Usai Pelonggaran Sertifikasi Halal Produk AS: Jangan Korbankan UMKM
-
Bank Sumsel Babel Wujudkan Hunian Layak melalui CSR Bedah Rumah di OKU Timur
-
Para Menteri, BPJS, BPS Duduk Bersama Bahas Transisi PBI
-
Berpuasa, Bekerja di Jakarta dan Menguatkan Iman di Tengah Tekanan Urban