- Maarten Paes membawa Ajax Amsterdam lolos ke kualifikasi Conference League setelah mengalahkan FC Utrecht, Minggu (24/5/2026).
- Paes tampil gemilang selama 120 menit laga hingga berhasil mementahkan dua eksekusi penalti dalam babak adu penalti.
- Kemenangan Ajax dengan skor 4-3 tercipta berkat aksi krusial Paes dalam menebak arah tendangan lawan secara tepat.
Suara.com - Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes menjelma sebagai pahlawan kemenangan dramatis Ajax Amsterdam.
Maarten Paes sukses mengantarkan tim berjuluk De Godenzonen melenggang ke putaran kedua babak kualifikasi Conference League usai menundukkan FC Utrecht pada laga final play-off Eredivisie, Minggu (24/5/2026).
Pemain keturunan Kediri, Jawa Timur tersebut menunjukkan performa luar biasa di bawah mistar gawang sepanjang 120 menit jalannya laga hingga drama adu penalti yang mendebarkan.
Sepanjang waktu normal, kesigapan Paes menjadi penyelamat bagi lini pertahanan Ajax yang sempat mendapat tekanan bertubi-tubi.
Ia melakukan dua penyelamatan krusial pada menit-menit awal pertandingan saat mementahkan sundulan terarah Mike van der Hoorn serta sepakan keras Souffian El Karouani.
Berkat ketangguhan eks kiper FC Dallas tersebut, jala gawang Ajax tetap perawan sepanjang 90 menit penuh dan memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu setelah skor kacamata 0-0 tidak berubah.
Memasuki babak tambahan waktu, Ajax Amsterdam sempat memimpin terlebih dahulu pada menit ke-96 lewat gol tembakan kaki kiri Davy Klaassen.
Namun, keunggulan tersebut sirna sepuluh menit berselang setelah gawang yang dikawal Paes berhasil dibobol oleh pemain Utrecht, Gjivai Zechiel yang mengubah kedudukan menjadi imbang 1-1 dan memaksa pemenang ditentukan lewat babak tos-tosan.
Pada babak adu penalti inilah magis Maarten Paes benar-benar terlihat.
Baca Juga: Tertampar Fakta! Maarten Paes Miris Lihat Realita Sepak Bola Akar Rumput Indonesia
Ia berhasil mementahkan dua eksekusi penalti dari FC Utrecht untuk membawa Ajax mengunci kemenangan dengan skor 4-3.
Salah satu tendangan yang berhasil digagalkannya adalah eksekusi dari Sebastien Haller, bomber mentereng yang merupakan mantan juru gedor Borussia Dortmund sekaligus peraih gelar top skor Eredivisie musim 2021/2022.
Paes dengan sangat cermat menebak arah bola tembakan Haller yang mengarah ke sudut kanan gawangnya.
Tak berhenti sampai di situ, kiper andalan skuad Garuda tersebut juga mematahkan penalti krusial yang dilepaskan oleh El Karouani.
Seusai pertandingan, penjaga gawang berdarah Kediri itu mengungkapkan rahasia di balik kesuksesannya memenangi adu mental tersebut.
"Jika Anda sedikit mengenal saya, Anda tahu bahwa saya mempelajari semuanya secara menyeluruh sebelum setiap pertandingan," ujarnya, dikutip dari Ajax Life.
Berita Terkait
-
Tristan Gooijer Terpantau Liburan di Indonesia, Sekalian Urus Dokumen?
-
Tristan Gooijer Bikin Heboh, Kode Keras Perkuat Timnas Indonesia
-
Dirumorkan Jadi Incaran John Herdman, Tristan Gooijer Kirim Kode untuk Timnas Indonesia
-
Eks Gelandang FC Utrecht Wanti-wanti Persib Soal Laga Pamungkas Menuju Juara, Ada Apa?
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Pep Guardiola Pamit dari Etihad, Pesan Emosional Agar Standar Juara Manchester City Tak Turun
-
Anggaran Gaji Casemiro di Manchester United Dialihkan untuk Rekrut Ederson dan Sandro Tonali
-
Jay Idzes Cedera Lagi Saat Sassuolo Tumbang Lawan Parma, Terancam Absen Bela Timnas Indonesia
-
West Ham Turun Kasta setelah 14 Tahun Bertahan di Liga Inggris, Nuno Espirito Santo Minta Maaf
-
Arsenal Jadi Klub Pertama Liga Inggris Tanpa Kartu Merah dan Penalti
-
Rizky Ridho Peluang ke Klub Serie A Liga Italia Como 1907?
-
Maarten Paes Menggila! Jadi Pahlawan Ajax Dapat Tiket Kualifikasi Liga Konferensi Eropa
-
Selamat dari Degradasi, Roberto De Zerbi Minta Tottenham Datangkan Pemain Top
-
Tak Diperpanjang Klub, Bruno Paraiba Resmi Tinggalkan Persebaya Surabaya
-
Jan Olde Riekerink Tetap Bangga Meski Dewa United Gagal Ulangi Prestasi Musim Lalu