Indotnesia - PT Es Teh Indonesia Makmur kini sedang jadi perbincangan hangat lantaran somasi pada pelanggan yang mengkritik produk minumannya. Lantas, Nagita Slavina yang baru saja diangkat jadi CEO perusahaan tersebut ikut terseret.
Namun, siapa sebenarnya pemilik PT Es Teh Indonesia Makmur?
Melansir dari Suara.com, Nagita Slavina bukan pemilik perusahaan tersebut. Pada 14 Juli lalu, dia memang menempati posisi CEO PT Es Teh Indonesia Makmur, tetapi bukan sebagai pemiliknya.
Pemilik Es Teh Indonesia adalah Haidhar Wurjanto. Pria lulusan jurusan Manajemen di Institut Pertanian Bogor (IPB) itu sekaligus pendiri yang telah membangun Es Teh sejak 2018. Dulunya, dia memulai bisnis tersebut hanya dari sebuah booth sederhana hingga menjadi sebesar ini.
Mempunyai latar belakang pendidikan manajemen, keputusan Haidhar untuk mengangkat Nagita Slavina menjadi CEO perusahaannya dinilai langkah yang tepat. Pasalnya istri Raffi Ahmad itu memiliki imej baik dan penggemar banyak.
Sejak saat itu, Es Teh Indonesia disebut sebagai BUMN atau Badan Usaha Milik Nagita, sedangkan karyawannya menjadi PNS atau Pegawai Nagita Slavina. Karena itulah mungkin banyak orang yang mengira bahwa perusahaan tersebut telah diambil alih oleh Sultan Andara tersebut.
Somasi kepada pelanggan
Sebelumnya, pemilik akun Twitter @Gandhoyy menuliskan kekecewaannya usai membeli produk Es Teh Indonesia varian ‘Chizu Red Velvet’. Menurutnya, produk tersebut mengandung terlalu banyak gula karena rasanya yang terlalu manis hingga bisa menyebabkan diabetes.
“Abis minum es teh indonesia yang chizu red velvet pertama kali dan terakhir kali, an**ng lu gila yak itu bukan minuman t** tapi gula 3kg dikocok sama sp bahan kue tol*l bet siapa sih yang bikin ni minuman b*ngs**t bangkrut ae lu mending daripada bocah kena diabetes massal,” tulis akun tersebut.
Baca Juga: Mengenal PCOS, Penyebab Infertilitas Pada Perempuan Akibat Terlalu Banyak Konsumsi Gula
Cuitan tersebut menjadi ramai, bahkan manajemen Es Teh Indonesia pun memberikan balasannya bahwa keluhannya itu sudah diterima oleh tim legal mereka.
Namun, pelanggan tersebut malah menerima surat somasi atas cuitannya yang dianggap memberikan informasi keliru dan menghina perusahaan itu. Akun @Gandhoyy pun menghapus Twitt sebelumnya yang berisi keluhan dia serta menghapus komentar dari Es Teh Indonesia.
Pemilik akun yang kemudian diketahui bernama Gandhi itu juga meminta maaf karena telah mencela dan menjelekkan produk perusahaan tersebut. Selain itu, dia juga mengklarifikasi bahwa apa yang disampaikannya itu hanyalah opini dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
5 Mobil Diesel Tiga Baris Low Cortisol Nggak Bikin Kantong Jebol, yang Aman Pakai Biosolar
-
Korupsi Chromebook, Eks Direktur SD Kemendikbudristek Divonis 4 Tahun Penjara
-
Kenaikan Harga Minyak Dunia Dorong IHSG Jatuh ke Level 6.956 Hari Ini
-
Mogok di Rel Kereta? Korlantas Polri Evaluasi Keamanan Mobil Listrik Usai Kecelakaan Maut Bekasi
-
Pernah Alami Jam Kerja 'Gila', Rachel Amanda Sadari Privilege Artis Dibanding Buruh Pabrik
-
Harga Minyak Dunia Terus Melonjak, Besok Harga Pertamax Naik?
-
Oknum Polisi yang Terobos Rumah Wali Kota Palopo Diperiksa Propam
-
Bea Cukai Akui Penerimaan Negara dari Bea Keluar Ekspor Emas Masih Minim
-
Waspadai Dukungan Tuan Rumah, Indonesia Siap Hadapi Denmark di Perempat Final Piala Uber 2026
-
Korlantas Soroti Disiplin Pengendara, Lampu Kuning Justru Dianggap Tanda Ngebut?