Indotnesia - Yogyakarta dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki beragam rekomendasi kuliner mengenyangkan, salah satunya adalah mie ayam.
Di Kota Pelajar ini, mie ayam jadi salah satu makanan favorit karena harganya yang terjangkau dan mayoritas penjual menyediakan porsi banyak.
Makanan yang dikenal sebagai jajanan kaki lima ini juga ada hampir di setiap sudut kota, mulai dari menggunakan gerobak keliling hingga membuka sebuah warung di pinggir jalan.
Bahkan, di Twitter ada akun @InfoMieAyamYK yang khusus untuk menampung seputar informasi tentang keberadaan mie ayam dan jadi wadah bagi penggemar makanan hasil akulturasi Tionghoa-Indonesia ini saling memberikan rekomendasi.
Nah, untuk kamu yang sedang mencari rekomendasi mie ayam di Yogyakarta, simak ulasan jujur hasil perjalanan kami mengeksplorasi makanan yang biasa dikenal berasal dari Wonogiri di bawah ini yuk.
Rekomendasi Mie Ayam di Yogyakarta
1. Mie Ayam Kobar Jaya
Mie Ayam Kobar Jaya juga biasa dikenal dengan julukan Mie Ayam Ungaran karena letaknya yang berada tepat di selatan SD Negeri Ungaran, Kotabaru, Yogyakarta.
Hal menarik dari warung mie ayam ini adalah adanya mangkok pangsit yang disediakan di dalam mie ayam dan bisa dimakan.
Baca Juga: BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem, Yuk Siapkan Tas Siaga Bencana
Selain itu, mie ayam Kobar Jaya juga menyediakan pilihan mie berwarna hijau atau putih yang dapat dipilih berdasarkan nomor yang tertera dalam menu.
Mie ayam dengan mangkok bisa dimakan memiliki kuah yang cenderung sedikit dan rasa asin serta gurih pada suapan pertama.
Sayangnya, ketika dicoba dengan menambahkan sambal pada mie ayam hijau, rasanya kurang cocok di lidah.
Mungkin, bagi kamu pecinta pedas, justru akan menemukan kecocokan rasa lain yang bakal bisa bikin mie ayam ini lebih nikmat.
2. Mie Ayam Grabyas Hompimpah
Rekomendasi kedua datang dari wilayah selatan Kota Yogyakarta, yaitu Mie Ayam Grabyas Hompimpah yang terletak di daerah utara Kampus ISI Yogyakarta depan SD Tumbuh 4.
Mie Ayam Grabyas merupakan hasil inisiasi Bu Wiwik sebagai pemilik warung yang memberikan taburan kulit ayam bernama grabyas pada hidangan mie ayam miliknya.
Mie ayam ini disajikan dengan mangkok yang lebih besar daripada mangkok mie ayam pada umumnya, sehingga dapat membuat penikmat kuliner tidak khawatir dengan porsi yang membludak.
Uniknya lagi, mie ayam Grabyas Hompimpah juga disajikan dengan kuah yang terpisah, sehingga bisa dituang sesuai selera konsumen.
Rasanya yang gurih, sedikit manis, dan bentuk mie tipis membuat hidangan ini sudah cukup enak tanpa tambahan sambal, saos maupun kecap.
Namun, kamu bisa menambahkan pelengkap tersebut jika ingin mengeksplorasi kenikmatannya.
Untuk satu porsinya, mie ayam Grabyas Hompimpah dibanderol dengan harga Rp15.000. Nah, biar makin maknyus, kamu juga bisa memesan es permen karet atau teh telang yang tersedia di warung ini.
Menjajal yang selalu ramai saat makan siang, siapa nih yang udah pernah coba ke Mie Ayam Tumini?
Mie ayam ini terletak di utara Terminal Giwangan dan juga dekat dengan Pasar Giwangan Yogyakarta.
Salah satu mie ayam yang terkenal di Jogja ini punya keunikan kuah yang kental dan ukuran mie besar hampir mirip udon.
Dibanderol dengan harga mulai dari Rp9.000, mie ayam Tumini menyediakan porsi biasa dan porsi setengah untuk kamu yang tidak terlalu suka makan banyak.
Soal rasa, mie ayam ini cenderung lebih dominan ke asin dan sedikit asam, tetapi kalau sudah dicampur dengan tambahan kecap, saus, dan sambal, rasanya jadi semakin lebih nikmat.
4. Mie Ayam Mbak Parti
Menjelajah lagi ke selatan Kota Yogyakarta, kalian akan menemukan Mie Ayam Mbak Parti yang terleak di Jalan Parangtritis KM 13, utara perempatan Bakulan, Yogyakarta.
Mie ayam ini punya keunikan dengan taburan topping ayam dan bawang goreng melimpah dengan harga mulai dari Rp12.000.
Untuk rasa, mie ayam Mbak Parti memiliki perpaduan rempah di dalam kuah yang pas, mulai dari asin, manis, dan gurih.
Bahkan, tanpa dicampur saos, sambal, maupun kecap, rasa mie ayam ini tetap terasa enak dengan kuah yang tidak terlalu kental tapi menyegarkan.
Untuk inovasi penyajian mie ayam kekinian, Yogyakarta punya Lakey. Warung mie ayam ini mengusung konsep ala kedai ramen di Jepang.
Dari segi arsitektur bangunan, Lakaey tidak terlihat seperti warung mie ayam pada umumnya, karena lebih terbuka tanpa ada display racikan mie ayam.
Di Jogja, Lakaey memiliki dua cabang yaitu di daerah Wirobrajan dan Gowongan. Untuk di cabang Wirobrajan, mereka memiliki tempat yang lebih sempit tetapi bisa juga menikmati mie ayam di seberang Lapangan Mancasan.
Ada tiga menu yang kami coba, yaitu Mie Ayam Ajah, Mie Ayam Goyeng, dan Mie Ayam G-Penx Goreng.
Dari segi rasa keseluruhan, menu yang paling memiliki cita rasa nendang dan terasa gurihnya adalah Mie Ayam Goyeng. Setelah itu, Mie Ayam G-Penx Goreng, dan Mie Ayam Ajah.
Untuk Mie Ayam Ajah, rasanya jauh lebih enak ketika ditambah saos dan kecap. Pasalnya, menu yang satu ini terasa cenderung kurang rempah meski rasa potongan dadu ayam cukup manis.
Sementara Mie Ayam G-Pengx Goreng memiliki tampilan mirip dengan kwetiau goreng. Soal rasa, dasarnya hampir sama dengan Mie Ayam Goyeng tetapi masih terasa kurang nendangnya.
Terakhir, ada Mie Ayam Edi Sutrisno yang letaknya dekat dengan Bendungan Tegal Imogiri, Yogyakarta.
Mie ayam ini punya keunikan dengan tambahan topping timun dan ayam dipotong dadu berukuran sedang.
Untuk rasa, Mie Ayam Edi Sutrisno cenderung didominasi dengan pedasnya laos dan merica, tetapi kalau sudah diaduk dengan semur pada potongan ayam, rasanya jadi makin terasa gurih dan manis.
Dibandingkan dengan warung mie ayam lain yang sebelumnya kami coba, warung Mie Ayam Edi Sutrisno menyediakan tempat makan dan parkir yang lebih luas.
Dengan harga yang dibanderol mulai dari Rp8.000, kamu dapat menikmati satu porsi mie ayam ini sembari merasakan sepoi angin menyegarkan apalagi jika datang di sore hari.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Penantang Baru MacBook? Redmi Book 14 2026 Resmi Meluncur dengan Spesifikasi Gahar!
-
Wakil Presiden Inter Milan Pesimistis Bisa Rekrut Nico Paz
-
Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?
-
Lampung Memasuki Era Aging Population, Apa Itu?
-
Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat
-
Alisson Becker Semakin Dekat Gabung Juventus
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
5 Parfum Lokal Aroma Leci yang Manis dan Lembut Mulai Rp20 Ribuan
-
29 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Mei 2026: Jangan Lewatkan Kartu Kvaratskhelia dan Dembele Gacor
-
Solusi Pasutri Muda! 6 Mobil Bekas Irit yang Lincah di Gang Sempit dan Ramah Kantong