Indotnesia - Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) mulai menerapkan kebijakan Analog Switch Off (ASO) dengan mematikan siaran TV analog jadi TV digital per tanggal 2 November. Karena itu, pemerintah mengimbau agar masyarakat segera beralih ke TV digital.
Saat ini, sebagian masyarakat memang sudah menggunakan model baru perangkat siaran. Akan tetapi meski sudah ada sejak lama, beberapa yang lain mungkin ada yang belum mengetahui perbedaan TV analog dan TV digital.
TV digital atau disingkat DTV adalah aplikasi teknologi digital pada sistem penyiaran TV yang dikembangkan di pertengahan tahun 90-an. Jenis TV ini menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyebarkan sinyal gambar, suara, dan data ke pesawat televisi.
Sementara, TV analog adalah model sistem penyiaran yang lebih dulu dan tentu berbeda dengan TV digital terutama di bagian fiturnya. Melansir dari Suara.com, berikut perbedaan TV Analog dan TV digital.
TV Analog
1. Menggunakan teknologi lama yang dirancang untuk suara
2. Menggunakan pancaran sinyal analog yang kemudian ditangkap oleh antena
3. Kualitas siaran bergantung pada posisi menara pemancar dan televisi, gambar dan suara akan jernih ketika jaraknya semakin dekat.
4. Siaran di TV analog cenderung mengalami gangguan sering kurang jernih atau noise.
Baca Juga: Siaran TV Analog Resmi Dimatikan, Beberapa Channel Ini Masih Ada Gambar?
5. Biaya penyiaran lebih tinggi
TV Digital
1. Menggunakan teknologi yang dirancang untuk transmisi suara dan data.
2. Menggunakan sinyal sistem siaran digital.
3. Kualitas siaran tidak bergantung pada kedekatan antara televisi dan pemancar.
4. Siaran digital cenderung lebih bersih dan jernih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
Respons Pelatih Timnas Futsal Jepang usai Kalah dari 'Monster' yang Ia Ciptakan Sendiri
-
Menuju 81 Tahun Indonesia Merdeka: Saat MRT Melaju, Desa Masih Gelap
-
Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar
-
Rapor Dean James Lawan Telstar: Akurasi Operan Tinggi, Tapi Go Ahead Eagles Tumbang
-
5 Potret Lawas Denada dan Ressa, Belum Tahu Berfoto dengan Ibu Kandung
-
5 Produk Skincare Alpha Arbutin untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun
-
Dari Skala Ekosistem Vietnam ke Ambisi Elektrifikasi Indonesia: Keyakinan Dealer VinFast
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Gelandang Persib Beckham Putra Gelar Turnamen Sepak Bola Usia Dini
-
OJK Restrukturisasi Kredit 237 Ribu Korban Bencana Sumatera