Indotnesia - Meski sudah mendengar alarm, pernahkah kalian merasa begitu ingin tidur setelah mematikannya? Atau mungkin kesulitan bangun pagi kalian alami setiap hari?
Jika permasalahan ini terus berulang, bisa jadi itu gejala dysania. Apa itu?
Dysania adalah kondisi di mana ada perasaan berat meninggalkan tempat tidur di pagi hari secara terus menerus. Meski begitu, dysania tidak sama dengan rasa ngantuk yang bisa diatasi dengan tidur malam yang berkualitas.
Secara medis gangguan ini mungkin lebih dikenal dengan inersia tidur atau kelelahan. Karena walaupun sudah berhasil bangun dari tidur tetapi tetap berpikiran untuk kembali tidur.
Masalah ini jika dibiarkan saja bisa mengganggu kesehatan penderitanya. Melansir Healthline, beberapa hal ini dapat menjadi penyebab dysania.
1. Sindrom kelelahan kronis
Seseorang yang mengalami sindrom kelelahan kronis akan tetap merasa lelah meski sudah beristirahat. Mereka juga bisa mengalami ‘crash’ akibat rasa lelah yang dari aktivitas fisik atau mental yang menuntut.
2. Depresi
Antara depresi dan dysania sangat berkaitan. Karena ketika seseorang merasa depresi maka bisa menyebabkan sulit tidur. Begitu pula sebaliknya, dysania yang berlarut dapat menyebabkan depresi.
Baca Juga: 4 Mitos tentang Tidur, Salah Satunya Kurang Tidur Bisa Mematikan
3. Duka
Orang yang berduka akibat kehilangan akan dipenuhi dengan emosional, seperti kesedihan mendalam, kecemasan, kemarahan, atau rasa bersalah. Bentuk adaptasi tersebut dapat membuat masalah gangguan tidur.
4. Gangguan tidur
Memiliki masalah gangguan tidur seperti insomnia atau sleep apnea dapat membuat seseorang merasa lelah dan kesulitan bangun di pagi hari.
5. Gangguan tiroid
Hipotiroidisme atau tiroiditis hashimoto merupakan gangguan tiroid yang dpaat membuat seseorang terus merasa lelah. Jika tidak ditangani, rasa lelah akan berlanjut selama berbulan-bulan hingga tahunan. Sementara, bipolar, obat jantung tertentu, dan beberapa perawatan kanker dapat mempengaruhi kesehatan tiroid.
6. Penyakit jantung
Ada beberapa penyakit yang dapat membuat seseorang merasa sangat lelah bahkan di pagi hari, seperti kelebihan berat badan, diabetes, kolesterol, atau darah tinggi.
Demikian apa itu dysania dan hal-hal yang bisa menjadi penyebabnya. Usahakan tidur 7-9 jam di malam hari, rutin berolahraga, dan menjaga pola makan yang sehat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban
-
Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang
-
7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian
-
Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat
-
Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP
-
SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP
-
Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat
-
Daftar Mobil yang Wajib Dicoba Langsung Para Perempuan di Area Test Drive GIIAS 2026