Indotnesia - Akhir pekan menjadi waktu yang paling ditunggu oleh kebanyakan orang. Beberapa akan mengagendakan untuk bepergian, nongkrong bersama teman, kumpul keluarga, atau nonton bioskop.
Tak jarang ada yang memanfaatkan hari Minggu untuk beristirahat atau tidur seharian. Akan tetapi, banyak yang menyebut kalau terlalu lama tidur bisa bikin cepat pikun. Benarkah?
Tidur memang kebutuhan alamiah tubuh yang harus terpenuhi secara teratur. Namun, ternyata durasi tidur dapat mempengaruhi fungsi otak seseorang.
Melansir Healthline, sebuah studi dari University of Miami Miller School of Medicine di Florida menyebutkan tidur lebih dari 9 jam semalam dapat meningkatkan demensia atau penurunan cara berpikir dan daya ingat.
“Tidur lebih dari 9 jam per malam dikaitkan dengan penurunan memori dan pembelajaran episodik, keduanya merupakan faktor risiko demensia.”
Sementara, penelitian lain mengatakan kelebihan atau kekurangan tidur hanya mempengaruhi kemampuan kognitif bukan ingatan seseorang.
“Studi tidur terbesar yang pernah ada menyimpulkan bahwa tidur terlalu sedikit atau terlalu banyak berdampak negatif pada kemampuan kognitif kita, tetapi tidak pada ingatan jangka pendek kita.”
Hal itu diungkap dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti dari Western University’s Brain and Mind Institute di Kanada.
Penelitian itu juga mengungkap bahwa tidur 7-8 jam setiap malam dikaitkan dengan fungsi kognitif tertinggi. Sementara, durasi tidur yang lebih pendek dan lebih lama menyebabkan penurunan kinerja, seperti mengidentifikasi pola kompleks dan memanipulasi informasi untuk memecahkan masalah. Itu adalah kemampuan verbal yang terkena dampak paling signifikan.
Baca Juga: Berapa Lama Waktu Tidur yang Dibutuhkan Tubuh Mulai Bayi hingga Dewasa?
So, daripada akhir pekan dimanfaatkan untuk tidur seharian yang ternyata tidak terlalu baik untuk fungsi kognitif, maka tidur secara cukup dan melakukan aktivitas yang dapat merefresh pikiran kita lebih baik untuk dilakukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Panas! Conceicao Tegaskan Pemain Portugal Tak Wajib Layani Cristiano Ronaldo
-
Sindiran Pedas Presiden Brasil: Neymar Satu-satunya Pemain WFH di Piala Dunia 2026
-
Real Madrid Didesak Salip Arsenal Rekrut Rekan Calvin Verdonk Berbandrol Rp1 Triliun
-
Penain Ini Disebut Bisa Jadi Biang Kerok Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2025
-
Hasil Piala Dunia 2026: Aksi Heroik Kiper Iran Alireza Beiranvand Bikin Belgia Gigit Jari
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!