Indotnesia - Belum lama ini daerah Sulawesi Tengah (Sulteng) ramai jadi perbincangan, setelah ada lebih dari 200 orang yang terkena wabah penyakit demam keong.
Diketahui, demam keong termasuk penyakit endemik atau hanya muncul dalam wilayah tertentu dan di Sulawesi Tengah, banyak ditemukan terjadi di Kabupaten Poso dan Sigi.
Sesuai dengan namanya, penyakit demam keong terjadi akibat dari infeksi cacing parasit yang disebabkan oleh keong atau siput air.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang apa itu demam keong, simak penjelasannya di bawah ini.
Apa Itu Demam Keong?
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, demam keong atau juga dikenal dengan nama ilmiah schistosomiasis adalah penyakit yang disebabkan oleh cacing parasit schistosoma juponicum.
Cacing itu bisa ditemukan pada siput air tawar dan dapat masuk ke tubuh manusia ketika adanya kontak dengan air yang terkontaminasi, lalu menyebar ke organ tubuh khususnya ke hati melalui pembuluh darah.
Setelah itu, cacing akan hidup di pembuluh darah, terutama pada kapiler darah dan vena kecil dekat selaput usus.
Jika tidak ditangani dengan tepat, penyakit demam keong akan mengakibatkan kelainan pertumbuhan pada anak-anak dan kelemahan kognitif.
Baca Juga: Resep Sotong Ala Penjual Tahu Bulat, Dijamin Enak!
Adapun gejala penyakit demam keong yang perlu diwaspadai, di antaranya yaitu:
1. Gatal dan ruam kulit
2. Demam
3. Panas dingin
4. Batuk
5. Nyeri otot
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Dony Oskaria Jewer Manajemen PTPN Buntut Kasus Kakek Mujiran
-
5 Parfum HMNS Terlaris di Shopee yang Wangi Tahan Lama dan Harganya
-
The Legend of Kitchen Soldier: Suguhkan Kisah Heroik Chef ala Tentara Korea
-
Hadapi Tantangan Global, Pengusaha AMDK Jakarta-Jabar-Banten Dorong Ekonomi Sirkular
-
Jogja Run D-City Sukses Diikuti Ribuan Pelari, Hasil Penjualan Tiket untuk Beasiswa Pendidikan
-
Capek Disuruh Tidur Siang, Video Bocah Ingin Kabur Jadi Karyawan MBG Viral
-
Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat
-
4 Motor Cruiser Mirip Harley-Davidson tapi Murah 2026, Mulai Rp30 Jutaan
-
2 Karyawan Toko di Batu Bara Tewas Diduga Keracunan Asap Genset Saat Pemadaman Listrik
-
Sawit Anjlok Imbas Wacana Monopoli Ekspor, Perusahaan Diminta Tak Turunkan Harga Sepihak