Indotnesia - Buntus kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy, anak pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo menghadapi babak baru.
Setelah kasus penganiayaan yang dilakukan anaknya kepada David masuk dalam proses penyelidikan kepolisian, jabatan Kepala Bagian Umum di Kantor Wilayah (Kanwil) di Kanwil DJP Jakarta II Rafael Alun resmi dicopot oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani.
“Mulai hari ini, saudara RAT (Rafael Alun Trisambodo), saya minta untuk dicopot dari tugas dan jabatannya,” ungkap Sri Mulyani dalam jumpa pers daring, pada Jumat (24/2/2023) seperti dikutip dari Suara.com.
Meski telah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Bagian Umum Ditjen Pajak, Rafael masih tercatat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Lebih lanjut, pencopotan jabatan itu dilakukan karena akan adanya pemeriksaan terhadap yang bersangkutan terkait harta kekayaannya seperti yang telah diinstruksikan oleh Menkeu.
"Mengenai status saudara RAT yang merupakan pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak, saya sudah menginstruksikan kepada inspektorat jenderal untuk melakukan pemeriksaan terhadap harta kekayaan dan dalam hal ini, kewajaran dari harta saudara RAT," ujar Sri Mulyani.
Diketahui, harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo turut terseret dalam kasus penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy setelah warganet menelusuri adanya kejanggalan total kekayaan mencapai Rp56 miliar.
Banyak warganet menyoroti kehidupan pamer harta mewah Mario Dandy di media sosial dengan kendaraan mencapai miliaran rupiah.
Jika ditilik berdasarkan gaji pejabat eselon III di DJP yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 15 Tahun 2019, gaji Rafael hanya berkisar Rp3.044.300 dan paling besar Rp5.901.200.
Baca Juga: Raih Posisi Pertama Spotify Top Song Global, Berikut Lirik Lagu Flowers Miley Cyrus
Sebelumnya, menanggapi kasus penganiayaan Mario Dandy dan kecurigaan publik terhadap harta kekayaannya yang tidak wajar, Rafael Alun sempat membuat video permintaan maaf serta ketersediaannya untuk klarifikasi terhadap harta kekayaannya.
"Terkait pemberitaan mengenai harta kekayaan saya, sebagai bentuk pertanggungan jawab, saya siap memberikan klarifikasi terkait harta kekayaan yang saya miliki. Saya siap mengikuti seluruh kegiatan pemeriksaan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Keuangan," kata Rafael Alun Trisambodo dalam sebuah video pendek yang telah tersebar di media sosial, Kamis (23/2/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Teka-Teki Mayat Wanita di dalam Innova Pelat Merah di Parkiran Terminal 1 Bandara Juanda
-
Dua Warga Tertembak dan Mess Dibakar, Bagaimana Kerusuhan di PT BCP Group Wilmar Bermula?
-
Piala Dunia 2026: Momen Gol Kedua Portugal, Nuno Mendes Curi Tendangan Bebas Milik Ronaldo?
-
Bunga Kredit PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, OJK Mendadak Beri Peringatan
-
Dugaan Pelecehan Seksual Pimpinan Bank, Netizen Serbu Akun Direktur Utama BSI
-
Alfeandra Dewangga Resmi Tinggalkan Persib, Ungkap Alasan Berat di Balik Keputusannya
-
Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak
-
Harry Kane Ungkap Masalah Utama Inggris Usai Ditahan Ghana di Piala Dunia 2026