Indotnesia - Artis muda Indonesia Aurelie Moeremans mengejutkan sejumlah penggemar setelah dirinya mengaku sedang berjuang dalam proses penyembuhan penyakit tumor colli yang dideritanya sejak Desember 2022.
Lewat unggahan foto di akun Instagram pribadinya @aurelie pada Jumat (17/3/2023), artis berusia 29 tahun itu menjelaskan bahwa proses penyembuhan penyakit tersebut sempat membuat bagian wajahnya mengalami kelumpuhan.
“Hasilnya : 2 minggu setelah suntik, di awal januari 2023 bagian bawahnya wajah seakan lumpuh dong!!” jelas Aurelie dalam kolom keterangan foto yang diunggah.
“Ngga bisa buka lebar-lebar, stuck! Ngga bisa senyum sama sekali.. sekarang udah 3 bulan, udah jauh lebih baik tapi belum bisa senyum seperti dulu,” lanjutnya.
Meski begitu, pemain film Kuntilanak tersebut juga menjelaskan bahwa penyakit tumor colli yang dialaminya bukan merupakan tumor ganas, tetapi merupakan benjolan yang muncul karena adanya infeksi.
Untuk lebih mengenal apa itu penyakit tumor colli yang diderita Aurelie Moeremans, simak penjelasanya di bawah ini.
Apa Itu Tumor Colli?
Tumor colli dikenal sebagai istilah untuk menggambarkan keadaan yang menyebabkan munculnya pembesaran di leher.
Pembesaran atau benjolan yang tumbuh di leher tersebut dapat berukuran kecil dan tidak terlihat, tetapi juga bisa sangat besar dan terlihat jelas.
Baca Juga: Hati-hati, Minum Air Lemon Tiap Hari Bisa Berdampak Buruk pada Tubuh
Walaupun sebagian besar penyebab benjolan di leher tidak berbahaya, tetapi tumor colli tetap harus diwaspadai karena bisa bersifat ganas.
Umumnya, penyebab tumor colli yang tidak berbahaya terjadi karena adanya infeksi. Selain itu, penyakit tersebut juga bisa menyebabkan kondisi berbahaya salah satunya kanker.
Adapun kondisi medis yang menyebabkan pembengkakan di leher, di antaranya:
1. Infeksi
Benjolan di leher akibat infeksi seperti yang dialami Aurelie Moeremans terjadi karena adanya pembengkakan kelenjar getah bening.
Pembengkakan itu muncul karena tubuh sedang berperang melawan infeksi virus atau bakteri, seperti infeksi di area amandel dan tenggorokan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
OTT Bupati Cilacap Guncang PKB: Kader Terkejut, Minta Publik Tunggu Penjelasan Resmi KPK
-
Pancing Hujan Buatan, 35 Ton Garam Disemai untuk Tekan Karhutla di Riau
-
Terlalu Tua untuk Bekerja? Wajah Ageisme di Dunia Kerja Indonesia
-
Kenapa Kita Cenderung Impulsif saat Memegang Uang THR? Ini Alasannya
-
BRI Semarang Pattimura Dukung Program Serambi BI: Fasilitasi Penukaran Uang Baru di Pasar Modern BSB
-
Cegah Kelangkaan LPG seperti di India, RI Amankan Kontrak Jangka Panjang dengan AS!
-
Cara Cek NISN Online untuk SPMB 2026, Awas Jangan Sampai Salah
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli
-
Eks Asisten Shin Tae-yong Bongkar Alasan Elkan Baggott Sempat Hilang dari Timnas Indonesia