/
Sabtu, 06 Mei 2023 | 11:35 WIB
Profil Yakup Hasibuan, suami Jessica Mila. (Instagram/jscmila)

Indontnesia - Pasangan selebriti Tanah Air, Jessica Mila dan Yakup Hasibuan resmi menyandang status sebagai suami-istri setelah menggelar prosesi pemberkatan di Gereja HKBP Rawamangun, Jakarta Timur, pada Jumat (5/5/2023).

Hubungan keduanya mulai dikenal publik pada 2021 lalu dan melangsungkan lamaran di Bali pada Agustus 2022.

Diketahui, Jessica Mila dan Yakup Hasibuan bertemu setelah dikenalkan oleh Febby Rastanty hingga akhirnya mereka menjalin asmara.

Sebelum resmi menjadi suami Jessica Mila, nama Yakup Hasibuan jauh dari sorotan publik dan banyak orang mencari tahu tentang sosoknya.

Lalu, siapa Yakup Hasibuan yang kini telah sah menjadi suami Jessica Mila? Simak selengkapnya di bawah ini.

Profil Yakup Hasibuan

Yakup Hasibuan dikenal sebagai Chief Executive Officer atau CEO perusahaan Perqara, yaitu penyedia layanan aplikasi konsultasi hukum secara online.

Ia merupakan anak bungsu dari pengacara ternama Otto Hasibuan dan Norwati Damanik yang lahir pada 31 Agustus 1995.

Pria berusia 28 tahun ini lahir dari keluarga berdarah Batak dan merupakan satu-satunya anak lelaki dalam keluarganya.

Baca Juga: Jadi Epidemi di AS, Kenali Bahaya Kesepian yang Bisa Merenggut Nyawa

Sebelum aktif berkarier sebagai seorang pengacara, Yakup memiliki latar belakang pendidikan yang cukup bergengsi.

Teman Febby Rastanty ini diketahui merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia yang lulus pada 2016.

Pendidikannya kemudian berlanjut dengan mengambil sertifikasi dalam bidang keuangan di Harvard Business School tahun 2019.

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan dengan mengambil Magister (S2) di New York University School of Law dan lulus meraih gelar Legum Magister atau Magister Hukum tahun 2020.

Di Amerika Serikat, Yakup tidak hanya meneruskan kuliah S2, tetapi juga sempat bekerja di firma hukum Baker McKenzie sekitar 3 tahun hingga akhirnya lulus sebagai Magister Hukum.

Yakup juga pernah bekerja sebagai magang di bagian legal hukum di Kemenko Bidang Kemaritiman dan Allens Linklaters selama 6 bulan.

Load More