Indotnesia - Perselingkuhan di dunia artis makin kerap memenuhi pemberitaan. Sebagian perselingkuhan tersebut diungkap sendiri oleh sang istri di media sosial mereka. Sementara yang lain, memilih untuk membantah mengenai hal tersebut.
Sebenarnya, nggak hanya kehidupan rumah tangga artis saja yang dicederai dengan perselingkuhan. Tapi juga masyarakat biasa, yang peristiwanya kerap viral di medsos.
Sebagai seorang istri, bagaimana seharusnya menghadapi suami yang selingkuh? Melansir Brides, seorang seksolog klinis Robert Weiss PhD, LCSW, membeberkan langkah-langkah menghadapi pengkhianatan dalam pernikahan:
Mencurahkan Perasaan
Merasa kecewa atau dikhianati karena peristiwa perselingkuhan merupakan hal biasa. Luangkan waktu sejenak untuk menyadari bahwa perasaan ini normal.
“Menghadapi perselingkungan dengan mengikuti tahapan kesedihan, yakni syok/penolakan/kemarahan/tidak puas, menduga-duga, depresi, dan penerimaan,” ujar Weiss.
Jadi berdamai dengan apa yang terjadi menjadi bagian dari proses penyembuhan. Menurut Weiss, membuat jurnal memungkinkan seseorang menyembuhkan diri sendiri dari waktu ke waktu.
Jangan Salahkan Diri Sendiri
Jangan terlalu mudah menyalahkan diri sendiri atas apa yang terjadi, yang sebenarnya itu hanya menunda proses penyembuhan. Ketimbang mencari-cari kesalahan pada diri sendiri, yang seharusnya disalahkan adalah orang yang berselingkuh.
Baca Juga: Sering Jadi Trending Twitter, Berikut Sinopsis Drakor Doctor Cha
Jangan Hidup di Masa Lalu
Memang pada awalnya, korban perselingkuhan akan bertanya-tanya apa lagi yang tidak dia ketahui dari pasangannya.
Terobsesi dengan masa lalu bukanlah hal yang sehat dan produktif. Daripada menduga-duga penyebab perselingkuhan, fokuslah pada masa depan.
Lalui semua tahapan proses penyembuhan dan pada akhirnya, kamu akan memaafkan mereka dan dirimu sendiri.
Pikirkan Apa yang Kamu Inginkan
Move on dari pasangan setelah dia ketahuan selingkuh berarti tentang bagaimana kamu ingin menjalani hidup. Apakah mau berpisah atau memperbaiki hubungan?
Ada beberapa pertanyaan yang menurut Weiss harus menjadi bahan pertimbangan, seperti:
- Apakah perselingkuhan sudah benar-benar berhenti?
- Apakah kebohongan dan rahasia sudah tidak ada lagi?
- Apakah ada lebih banyak hal positif ketimbang negatif dalam hubungan kalian?
- Apakah pasangan yang selingkuh dapat memulihkan hubungan dan kepercayaan?
“Kabar baiknya, kalau setelah perselingkuhan kedua belah pihak dalam proses penyembuhan, hubungan bisa menjadi lebih kuat dari sebelumnya,” kata Weiss.
Tetap “Waras”
Mengetahui suami berselingkuh tentu akan menguras emosional dan fisik. Mungkin kamu jadi ingin menutup diri dari luar dan nggak mau berbicara dengan siapa pun. Kamu juga jadi sulit berkonsentrasi pada pekerjaan dan tidak berenergi bahkan untuk mengurus diri sendiri.
Sebaiknya, kamu tetap “waras” dengan mencintai diri sendiri meski dalam masa-masa sulit dalam hidup.
Jangan Takut Meminta Bantuan
Ketika menghadapi perselingkuhan, jangan takut untuk meminta bantuan dari orang-orang sekitar untuk memperoleh dukungan. Kamu butuh dukungan untuk mengatasi trauma dan dukungan itu nggak datang dari pasangan yang selingkuh.
“Mereka membutuhkan dukungan dari orang lain yang berempati, orang yang mengerti apa yang mereka alami,” ujar Weiss.
Selain itu, jangan ragu untuk bertemu profesional untuk membantu memberikan pengarahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama