Penderita juga mengeluhkan gejala seperti rambut rontok, nggak nafsu makan, berat badan turun, kelelahan, dan pembengkakan kelenjar limpa. Ini berlangsung 1-3 bulan bahkan hingga 1 tahun.
Pada tahap ini, sifilis biasanya diobati dengan antibiotik injeksi tunggal, seperti penisilin. Dalam kebanyakan kasus, satu dosis antibiotik akan cukup untuk mengobati infeksi ini.
Setelah pengobatan, pasien akan menjalani tes tindak lanjut untuk memastikan bahwa infeksi telah sembuh sepenuhnya.
Sifilis Laten Dini dan Sifilis Laten Awal:
Gejala sifilis biasanya akan hilang sementara jika tidak diobati. Namun, dalam 2-3 tahun infeksi berkembang menjadi sifilis tersier karena bakteri nggak hilang dari tubuh.
Pada tahap ini, ketika infeksi telah menyebar ke seluruh tubuh namun tidak menunjukkan gejala, perawatan melibatkan rangkaian dosis antibiotik yang lebih lama.
Penisilin tetap menjadi antibiotik pilihan, dan perawatan berlangsung selama beberapa minggu untuk memastikan bahwa bakteri Treponema pallidum telah dihancurkan.
Sifilis Tersier:
Gejala muncul bertahun-tahun setelah terinfeksi pertama kali. Sifilis tersier adalah tahap lanjut sifilis yang dapat menyebabkan kerusakan serius pada organ vital.
Baca Juga: Lirik Lagu Dream Babymonster yang Jadi Trending YouTube
Ini menginfeksi berbagai organ vital, bahkan menyebabkan kerusakan otak, peradangan di selaput otak dan tulang belakang, kebutaan, pembengkakan pembuluh darah, kelumpuhan hingga kematian.
Pengobatan sifilis tersier tergantung pada kerusakan yang telah terjadi. Terapi yang direkomendasikan mungkin melibatkan dosis antibiotik yang lebih tinggi atau prosedur medis lainnya untuk mengatasi komplikasi yang terkait dengan tahap ini.
Sifilis Kongenital atau Sifilis pada Bayi:
Ibu pengidap sifilis dapat menularkan sifilis pada bayi yang di kandungan sehingga menyebabkan keguguran atau kematian segera setelah bayi lahir. Bayi yang hidup namun menderita sifilis dapat mengalami gangguan pendengaran, gangguan otak, pembengkakan hati dan limpa, kelainan batang hidung, dan bagian tulang lainnya.
Pengobatan sifilis yang tepat sangat penting untuk mencegah perkembangan penyakit yang lebih lanjut dan mencegah penyebaran infeksi kepada orang lain.
Selain itu, pengobatan yang diberikan pada tahap awal infeksi akan memberikan hasil yang lebih baik dan mengurangi risiko komplikasi yang berpotensi terjadi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?