Indotnesia - Baru-baru ini jagat Twitter ramai dengan cerita soal Sherpa yang selamatkan pendaki Malaysia. Cerita itu dibagikan oleh warganet Twitter.
Akun Twitter @Kangjail membuat thread yang dikutipnya dari akun @EverestToday. Unggahan itu menceritakan soal Sherpa yang menyelamatkan pendaki Malaysia saat mendaki ke gunung Everest.
“Pujian untuk Gelje Sherpa atas tindakan heroiknya! Ketika dihadapkan pada pilihan antara kemuliaan pribadi dan keselamatan sesama pendaki, dia tanpa ragu menyelamatkan pendaki Malaysia dari ketinggian berbahaya #Everest dekat Balkon (-8300 m). Tindakan keberaniannya bersinar seterang matahari Himalaya,” seperti dikutip dari akun Twitter @EveresToday.
Pada gambar yang dibagikan, Sherpa menggunakan baju oren nampak menggendong seseorang yang terbungkus selimut tebal di belakangnya.
Melansir Reuters, saat itu Sherpa bernama Gelje sebenarnya sedang memandu kliennya. Namun, melihat seorang pendaki yang kedinginan dia memutuskan untuk menyelamatkannya dengan membawanya turun ke basecamp dan mempertaruhkan nyawanya di suhu extrem.
Lantas, apa sebenarnya tugas Sherpa?
Sherpa adalah nama salah satu Suku Etnis Tibet di Nepal yang hidup di lereng-lereng pegunungan Himalaya. Namun, Sherpa kemudian lebih dikenal sebagai pemandu pendakian gunung.
Pasalnya, Suku Sherpa banyak yang berprofesi sebagai pemandu gunung Everest karena mereka merupakan penduduk asli dan mengenal medan serta ahli dalam pendakian.
Seorang Sherpa biasanya menemani pendaki yang ingin mendaki sebuah gunung. Selain memandu, tentu Sherpa memiliki tugas yang harus dikerjakannya untuk kliennya. Lalu, apa saja tugas Sherpa?
Baca Juga: Berakhir Damai, Begini Tanggapan Sultan HB X Soal Bentrok PSHT
Tugas seorang Sherpa biasanya membantu menyiapkan keperluan para pendaki yang merupakan kliennya. Misalnya seperti mendirikan kemah, membawa peralatan dan barang-barang, serta bertanggung jawab atas keselamatan kelompok pendaki yang dipandunya.
Oleh karena itu, Sherpa sering dianggap sebagai sahabat bagi para pendaki.
Akan tetapi, perlu diketahui seorang Sherpa bukanlah pekerjaan yang mudah. Mereka mempertaruhkan nyawa ketika memandu pendaki apalagi jika cuaca ekstrem.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat
-
Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket
-
4 Zodiak Ini Bakal Ketiban Hoki Besar pada 22 Juni 2026, Apakah Kamu Termasuk?
-
Tayang 12 Juli, Kyuhyun hingga Nucksal Jadi MC di The Psychopath I Met
-
BPBD dan Dinkes Antisipasi Dampak Asap Kebakaran Pabrik Sandal di Tangerang
-
5 Sepatu Lari Wanita Diadora yang Nyaman Dipakai, Harga Promo Mulai Rp349 Ribuan
-
Kebakaran Hebat Pabrik Sandal di Tanah Tinggi Tangerang, Asap Pekat Selimuti Langit Malam
-
Ulasan Film The Furious: Badai Aksi Tanpa Ampun yang Berkelas Dunia!
-
Kunjungan Gibran ke Asmat, Pantau Museum hingga Pembangunan Gereja
-
Calon Dirtek Timnas Indonesia: Cristiano Ronaldo Cuma Bawa Masalah