Indotnesia - Kabar kurang mengenakan datang dari New York, Amerika Serikat yang sedang dilanda kabut asap hingga langit terlihat memerah, pada Rabu (7/6/2023).
Kondisi tersebut terjadi karena kebakaran hutan parah hampir di seluruh provinsi dan wilayah di Kanada yang mengakibatkan kualitas udara memburuk.
Angin yang berhembus ke selatan kemudian mengakibatkan sejumlah negara bagian Amerika Serikat, salah satunya New York terkena imbas asap yang menimbulkan warna kemerahan dan layaknya kabut di atas langit.
Bahkan, kualitas udara di New York pada kemarin sore waktu setempat mencapai 342 lebih tinggi dari Jakarta dan termasuk level bahaya bagi semua penduduk.
Kejadian tersebut lantas menarik perhatian publik, salah satunya diperbincangkan oleh warganet Twitter yang justru menganggap langit New York yang memerah seperti filter pallete warna dalam karya Wes Anderson.
“New York seperti adegan dalam film Wes Anderson,” komentar salah seorang warganet dalam keterangan foto yang diunggahnya.
“New York atau adegan dari film apokaliptik beranggaran besar yang disutradarai oleh Wes Anderson” ungkap warganet lainnya.
Dalam sejumlah foto maupun video langit New York di Twitter, terlihat kota yang dijuluki sebagai ‘Kota yang Tidak Pernah Tidur’ itu diselimuti langit yang berubah menguning atau oranye.
Selain itu, Patung Liberty yang menjadi ikon kota tersebut juga tertutup kabut kemerahan yang menandakan kualitas udara berbahaya bagi kesehatan masyarakat.
Baca Juga: Bahas Tragedi Pesawat MH370, Jocelyn Chia Tidak Lagi Menjadi Warga Singapura
Dilansir dari CNBC International, Gubernur New York Kathy Hochul menghimbau warganya untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan karena kualitas udara yang buruk mungkin akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.
"Jika Anda bisa tinggal di dalam ruangan, tetaplah di dalam ruangan. Ini merugikan kesehatan masyarakat," ungkap Hochul.
Kabut asap yang membuat langit New York memerah ini dapat berbahaya bagi kesehatan, karena asap api yang disebut PM2.5 ini bisa masuk ke paru-paru dan mengakibatkan masalah pernapasan, seperti asma dan bronkitis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Tak Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Ini Pertimbangan Prabowo
-
Lompat ke Sungai Musi Saat Digerebek, Bandar Sabu Ditemukan Tewas Dua Hari Kemudian
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Aksi Mahasiswa Sumsel Kritisi Pemerintahan Prabowo-Gibran Masih Berlanjut di Palembang
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus