Indotnesia - Pandemi Covid-19 memang telah usai, bahkan pemerintah telah mencabut aturan wajib pemakaian masker. Meski demikian, bukan berarti nggak ada lagi orang yang tertular Covid-19.
Nggak cuma itu, long Covid juga dialami sejumlah orang. Apa itu long Covid? Mengutip dari situs AMARI Covid-19, long Covid adalah kondisi seorang penyintas Covid-19 yang masih merasakan gejala penyakit tersebut dalam jangka waktu lama, bahkan setelah dinyatakan sembuh.
Sekitar 65 juta orang di seluruh dunia dilaporkan mengalami long Covid yang membuat mereka menderita kelelahan kronis, brain fog atau kabut otak, masalah jantung dan paru-paru, serta kehilangan indra perasa dan penciuman.
Untuk mengatasi long Covid pada seseorang, peneliti terus melakukan berbagai upaya. Salah satu penelitian menyebutkan, obat diabetes yakni metformin diyakini mampu mencegah long Covid.
Laporan New Scientist pada Jumat (9/6/2023) menyebutkan peneliti Carolyn Bramante dari University of Minnesota dan rekan-rekannya menguji sejumlah terapi untuk memecahkan masalah long Covid, salah satunya dengan metformin.
Seperti diketahui, metformin biasa digunakan untuk mengontrol kadar gula darah pada orang dengan diabetes tipe 2.
Hasil penelitian di laboratorium membuktikan metformin telah terbukti mampu membatasi replikasi virus corona SARS-CoV-2. Tim juga mengamati sebanyak 1.126 orang berusia 30-85 tahun yang menderita Covid-19 dalam tiga hari terakhir ternyata memiliki obesitas atau kelebihan berat badan.
Hal tersebut dapat meningkatkan risiko Covid-19 yang parah. Meski demikian, mereka tidak memerlukan perawatan rumah sakit.
Para peserta yang diteliti dipilih secara acak untuk menerima berbagai terapi potensial termasuk kombinasi metformin, obat ivermectin, dan antidepresan fluvoxamine atau placebo. Dalam 10 bulan, sebanyak 6,3% dari mereka yang mengonsumsi metformin didiagnosis long Covid.
Baca Juga: Akibat Ledakan saat Syuting, Sejumlah Kru Film Gladiator 2 Terluka
Angka itu lebih kecil dibanding mereka yang menggunakan perawatan placebo yakni 10,4%. Hal itu menunjukkan metformin dapat mencegah 41% kasus long Covid.
Meski metformin dapat mencegah long Covid bagi orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas, namun efektivitasnya belum diketahui untuk kelompok lain.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Polisi Bongkar Penyelundupan Ganja 15,5 Kg dari Jakarta Hingga Pamulang
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Kasus Pengoplosan Elpiji 3 Kilogram di Bangka Terungkap, Bagaimana Pengawasan Distribusinya?
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
CEK FAKTA: Purbaya Laporkan Puan Terkait Korupsi Uang Ratusan Triliun, Benarkah?
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
Ruam Popok Bukan Sekadar Kemerahan, Cara Jaga Kenyamanan Bayi Sejak Hari Pertama