/
Jum'at, 23 Juni 2023 | 12:08 WIB
Kapal Selam OceanGate Expedition. (Reuters)

Indotnesia - Setelah melewati empat hari pencarian, kapal selam OceanGate ditemukan hancur. Penumpang yang berjumlah 5 orang meninggal dunia.

Pada tanggal 22 Juni, penjaga pantai Amerika Serikat menemukan potongan kapal selam Titanic ‘Titan’ sekitar 487 meter dari haluan bangkai kapal Titanic.

Peristiwa yang menyeret OceanGate ini telah menyebabkan 5 korban jiwa, yaitu Stockton Rush, Hamish Harding, Henry Nargeolet, Shahzada Dawood dan Suleman meninggal dunia.

Hal itu diungkap langsung dalam release pihak OceanGate melalui sosial media mereka. Kelima korban disebut sebagai penjelajah sejati yang memiliki jiwa petualangan dan berbeda dan hasrat mendalam untuk melindungi laut dunia.

“Hati kami bersama kelima jiwa ini dan setiap anggota keluarga mereka selama masa tragis ini. Kami berduka atas hilangnya nyawa dan membawa kegembiraan bagi semua orang yang mereka kenal." dalam keterangan OceanGate, Kamis (22/6/2023).

Selain itu, keluarga besar OceanGate juga sangat berterima kasih pada semua orang dari berbagai komunitas internasional yang telah membantu dan bekerja sangat keras atas peristiwa ini.

Sebelumnya, Ekspedisi OceanGate ke lokasi bangkai kapal Titanic dimulai dari St John's, Newfoundland, pada Minggu (18/6/2023). Sementara, dibutuhkan waktu 10 jam untuk sampai ke tujuan.

Kapal selam yang seharusnya muncul kembali pukul 18.10 tetapi tidak ada tanda-tanda kemunculannya setelah terakhir berkomunikasi pukul 11.47 waktu setempat.

Setelah terlambat kurang lebih 2 jam,  laporan permintaan penyelamatan dan pencarian pun diajukan. Hingga kemudian puing-puing kapal selam OceanGate ditemukan pada Kamis lalu dengan para penumpang dikonfirmasi hilang atau meninggal dunia.

Baca Juga: Tantangan Elon Musk dan Mark Zuckerberg, Siap Bertanding di Ring

OceanGate release. (sumber: Twitter/@OceanGateExped)

Load More