Indotnesia - Pada 20 Oktober 2023, Google Doodle memajang gambar papeda, makanan tradisional khas Indonesia Timur, terutama Papua dan Maluku yang terbuat dari sagu.
Pada hari ini pula, papeda ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Mengutip Taste Atlas, papeda dibuat dari tepung batang pohon sagu yang dicampur dengan air, garam, dan gula. Bentuknya seperti bubur dengan tekstur kental dan lengket. Warnanya juga cenderung putih bening atau pucat.
Sebagai sumber karbohidrat yang rendah gula dan lemak, papeda biasanya dimakan dengan kuah kental berisi ikan. Penasaran dengan cara membuat papeda? Berikut resep papeda yang bisa kamu coba di rumah:
Bahan:
- Tepung sagu 100 gram
- Air sekitar 1.000 cc atau 1 liter
- Garam ½ sendok teh
- Gula ½ sendok teh
Cara membuat:
Tepung sagu dicampur dengan air kurang lebih sebanyak 300 cc. Kemudian tambahkan garam dan gula yang telah disiapkan.
Kemudian rebus sisa air hingga mendidih, lalu tuangkan ke dalam adonan tepung sagu secara perlahan. Saat menuangkan air mendidih, aduk adonan secara perlahan-lahan hingga sagu matang merata.
Sagu yang telah matang akan berwarna putih bening. Kalau belum matang secara merata, adonan sagu bisa dimasak sebentar dengan api kecil sambil terus diaduk.
Baca Juga: 5 Kostum Halloween Simpel yang Terinspirasi dari Film
Segera angkat sagu dan sajikan hangat. Saat dingin, tekstur papeda dan rasa bisa berubah. Jangan lupa, sajikan dengan ikan kuah kuning dan tumis kangkung atau bunga pepaya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa
-
Kecelakaan Tunggal Mobil Suzuki Carry Terjun ke Jurang di Ciamis, Ini Kronologi Lengkapnya
-
Belanja Pakai BRImo di Bazaar Pesona Merdeka, Pengunjung Bisa Bawa Pulang Hadiah!