/
Senin, 05 Desember 2022 | 10:20 WIB
Pria ngamuk di Jalanan Kota Solo (Tangkapan layar Instagram)

Suara Joglo - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka membalas unggahan video seorang pria tambun menenteng pedang samurai mengamuk mengancam para pengguna jalan di Solo.

Dalam video itu, si pria tambun berkaos merah itu nampak membawa pedang samurai dalam kondisi mabuk dan ditenangkan oleh pria berkaos hitam. Keduanya sempat terlibat obrolan. Pria tambun itu kemudian mencabut samurainya lantas mengacungkannya ke pengendara pikap.

Tak puas sampai di situ, Ia juga nampak kesal ketika ada seorang pria mengendarai motor hendak melewatinya. Pria tambun itu kemudian mengancam hendak membacoknya.

Video ini diunggah akun @revelurra, kemudian direplay oleh akun @Gibran_twett. Rakabuming membalas komentar cekak: "Saya cari," demikian cuitan balasan cekak Gibran.

Unggahan ini segera mendapat respons dari warganet. Mereka ramai-ramai menyerbu kolom komentar wali kota Solo yang juga putra pertama Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) tersebut.

"Mas gibran ngapain nyari? kan bsa fol up ke kabaintelkam polres surakarta, biar intel yg nyari anggara sidjabat," tulis akun @yusuffmu pendek.

"Pak Polisi, ijin bertanya..Jka suatu waktu, saya ketemu org spt di video, yg bawa sajam, kalau saya tabrak, saya jadi tersangka, gak? Donald Drunk," tulis akun @Au_Sinaga

"Pasti tersangka. Kalau kita akan menjadi korban kejahatan, maka kita dilarang melawan agar status tidak berubah. Setelah kejahatan terjadi, segera lapor Polisi. Jadi misalnya : setelah anda meninggal dibunuh, laporlah ke Polisi," tulis akun @MoslemTrump

"Basmi klitih, begal, dan gangster mas," tulis akun lainnya @argahutama.

Baca Juga: Fisik Pemain Timnas Indonesia Kendur, Shin Tae-yong: Latihan Klub Liga 1 Seperti Apa Sih?

Dalam beberapa waktu belakangan ini kasus kekerasan jalanan memang ramai di sejumlah kota di Jawa. Di Yogyakarta dan Solo sedang marak kasus klitih atau gerombolan remaja keliling jalanan menganiaya orang.

Di Kota Surabaya pun demikian. Saat ini sedang marak kasus trawuran antar gangster remaja di tengah kota. Kondisi ini sampai membuat Pemkot Surabaya dan kepolisian turun ke jalan memberantas kekerasan jalanan ini.

Load More