Pemanggilan para pemain Timnas Indonesia dalam mengikuti pemusatan latihan di Bali persiapan ajang Piala AFF Mitsubishi Electric Cup 2022 tuai kecaman dari beberapa pelatih Liga 1.
Pasalnya hal itu terjadi lantaran pemanggilan pemain terjadi selang beberapa hari sebelum Liga 1 kembali bergulir. Kendati demikian, beberapa pelatih merasa dirugikan akan pemanggilan yang dilakukan oleh PSSI sesuai arahan Shin Tae-yong.
Padahal jauh sebelum kejadian ini, Shin Tae-yong sempat melontarkan pernyataan sikap yang mengatakan bahwa dirinya akan bertemu dengan para pelatih Liga 1 untuk membahas Timnas Indonesia kedepannya.
Namun hingga saat ini, rencana untuk bertemu dengan pelatih Liga 1 yang diusung oleh pelatih asal Korea Selatan tersebut belum juga terealisasi.
Mendapat hal itu, salah seorang netizen mengungkapkan bahwa salah satu protes yang dilakukan oleh beberapa pelatih Liga 1 karena beberapa pemainnya mendapat panggilan Timnas merupakan imbas dari tidak terealisasikannya keinginan Shin Tae-yong.
“Hal ini Terkait tentang komentar dari pelatih liga 1 yang berkomentar karena pemainnya dipanggil TC Timnas yang terlalu lama,” ungkap netizen di akun Instagram @soal.timnas.
“Dan ini berita Januari 2022, sampai detik ini kemungkinan, komunikasi antara STY dan pelatih liga 1 masih belum terjalin dengan baik. Hingga kini banyak pelatih klub liga 1 yg protes dan heran dengan apa yang terjadi sekarang,” imbuhnya.
Postingan tersebut lantas ramai mendapat komentar dari kalangan penggemar sepak bola tanah air dan netizen Indonesia.
“PSSI harus nya lebih menjembatani komunikasi antara STY dgn pelatih klub.. Di satu sisi PSSI memasang target juara AFF buat STY, sehingga butuh pemain yang benar berkualitas, di sisi lain pelatih klub jg butuh pemain inti di liga yang jadwal nya dimepetkan. Lebih ke bagaimana peran aktif PSSI sih buat membangun komunikasi,” ungkap salah seorang netizen.
“Banyak yg komen lucu nyalahin club dan pelatih club. Apapun dasar alasan dari latian dan sbgainya. Yg jelas club itu punya hak. Mereka yg gaji pemain bukan pssi. DanTC wajar asal kan ada komunikasi jelas. Apalagi aff bukan kalender fifa. Jangan klo pemain luar negri aja yg kalian bela klo club nya nahan. Tp giliran club lokal kalian salah" in. Sama aja kalian sama pssi klo cara berpikir kalian sperti itu. Jelas club geram karna tc sebulanan dalam kondisi liga jalan. Dan aff bukan kalender fifa,” kata netizen lainnya.
Kontributor: Moh. Afaf El Kurniawan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Arus Balik Mulai Menggeliat, Penumpang Bakauheni Tembus 91 Ribu di H+1 Lebaran
-
Jadi Tahanan Rumah Saat Lebaran, KPK Sebut Gus Yaqut Idap Penyakit GERD Akut
-
Lonjakan Kendaraan di Tol MKTT Mencapai 10,84 Persen
-
Libur Lebaran 2026: Kapolres Bojonegoro Turun Lapangan Cek Kondusivitas Objek Wisata
-
5 Rekomendasi Moisturizer 'Combo Maut' Atasi Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
Total Tarif Tol Yogyakarta-Jakarta pada Arus Balik Lebaran 2026, Sampai Rp1 Juta?
-
BI: Sektor Perbankan dalam Kondisi Prima di Tengah Krisis Akibat Konflik Timur Tengah
-
Bos OnlyFans Leonid Radvinsky Meninggal Dunia, Sosok di Balik Revolusi Industri Konten Dewasa
-
Cek Hari Libur Nasional April 2026, Ada Long Weekend?
-
Tutorial Move On Setelah Mudik Supaya Bisa Kerja Lagi dengan Efektif