Seorang komika asal Malang, Adityanta Dani Darmawan alias Dani Aditya, berhasil membuktikan bahwa seorang difabel pun bisa berkarya. Tak disangka, seorang Dani Aditya pernah frustasi hingga ingin bunuh diri.
Namun, niatnya itu justru di bercandakan oleh sang ibu. Hal itu, lanjut Dani, dilakukan oleh ibunya lantaran ingin memberikan pelajaran bagi Dani agar mentalnya selalu kuat ketika dihujani berbagai hinaan dan bulian dari teman-temannya.
“Ditaruh di tengah jalan dibercandain, ayo kita tes siapa berani nabrak kabu, ya bener nggak ada yang berani, yang ada aku disebrangin,” ujar Dani Aditya, dikutip dari kanal YouTube Tonight Show, Senin (19/12/2022).
Bukan tanpa alasan dirinya memiliki niat untuk mengakhiri hidup, Dani Adiya kecil acap kali mendapatkan perundungan dari teman sebayanya hingga diludahi sekalipun.
“Deni, kamu ini cacat itu nggak bisa diubah. Ketika sadar gitu, ada temen yang ngatain, ‘cacat lu nggak bisa jalan’, gua tingal jawab ‘mamaku juga bilang gitu, kamu mau ngomong apa,” ujar Deni Aditya.
Perlakuan ibunya itu lantas membuatnya Deni sadar untuk tidak menyesali keadaan dirinya yang terlahir demikian. Ia justru meyakini bahwa dirinya bisa bangga dengan tubuhnya tersebut.
“Sudah nggak pernah (tersinggung) malah kalau ada yang ngata-ngatain saya seneng, soalnya jadi duit bagi saya,” ungkapnya.
Dani Aditya kini telah dikaruniai seorang anak bersama istrinya, Dian Desty Wijaya. Pelawak 31 tahun ini juga pernah menuliskan sebuah buku yang berjudul Cinta Tak Mengenal Kata Cacat. Buku tersebut berisi perjalanan kisah cintanya dengan Dian hingga memiliki seorang putra.
“Yang cacat adalah sudut pandang orang lain memandang kita. Yang kalau jadi mantu harus PNS dan segala macam itu yang cacat bagi saya. Selama memiliki tanggung jawab dan punya karya itu bentuk cinta yang sebenarnya bagi saya,”
Baca Juga: Jenderal Andika Perkasa Bongkar Kegiatannya Usai Purnatugas Sebagai Panglima TNI
Lebih lanjut, Dani Aditya juga mengungkapkan keinginannya agar kisah hidupnya bisa difilmkan agar bisa menjadi inspirasi bagi orang-orang yang terlahir sama dengan dirinya.
Kontributor: Dinna Lailiyah
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Emas Antam Lompat Tinggi Jadi Rp 2.893.000/Gram, Cek Daftar Harganya
-
Film Komedi Wild Sing Umumkan Tayang 3 Juni, Comeback Grup Co-Ed Legendaris
-
El Rumi dan Syifa Hadju Urus Berkas di KUA, Akad Nikah Fix Digelar di Bali?
-
Perkuat Ekosistem Digital, BRI Life Insurance Andalkan Modi
-
Perlindungan Investor RI Masih Lemah, SIPF Minta Suntikan APBN
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih
-
Timnas Indonesia Masih Bisa Lolos Piala Dunia 2026? FIFA Dikabarkan Gelar Play-off Tambahan
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
7 Fakta Tragedi Calon Jemaah Haji di Jepara yang Meninggal Jelang Keberangkatan