Salah seorang pengamat bola senior, Rayana Djakasurya, menilai jika PSSI Era Ketua Umum Mochamad Iriawan diklaim maju dan lebih baik dari sebelumnya.
Rayana Djakasurya memberikan penilaian tersebut bukan tanpa sebab, melainkan dia melihat data dan track record Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan pria yang akrab disapa Iwan Bule itu.
"Data berbicara bahwa di eranya Iwan Bule memimpin PSSI sejak dia menjabat pada awal November 2019 lalu, kemudian dipotong oleh kevakuman persepakbolaan Indonesia karena adanya pandemi Covid-19, praktis dia bekerja dalam waktu yang sangat singkat, tetapi dia mampu mempersembahkan sederet prestasi bagi persepakbolaan Indonesia," buka Rayana.
Selain itu Rayana Djakasurya juga memberikan perhatian terhadap keberhasilan Timnas Indonesia yang lolos ke putaran final Piala Asia 2023 setelah penantian 15 tahun lamanya.
Hal serupa juga terjadi bagi Timnas Indonesia U-20 yang juga berhasil meraih tiket putaran final Piala Asia U-20 tahun 2023 dengan menyandang status juara grup.
"Bahkan menurut catatan yang saya lihat di website FIFA, sebelum Iwan Bule menjabat sebagai Ketua Umum PSSI pada 2019 lalu, Indonesia berada di posisi 173. Tapi sejak Oktober 2022 lalu Indonesia berada di urutan ke-152. Artinya, secara total peringkat Indonesia di FIFA naik 21 tingkat saat Mochamad Iriawan memegang komando PSSI,"
Melihat perjalanan Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Iwan Bule, membuat, Rayana Djakasurya, menyarankan agar PSSI jangan terburu-buru untuk melakukan KLB.
Hal senada terkait penilaian kepemimpinan Iwan Bule di PSSI juga disampaikan oleh kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia.
“Di era Ibul ini permintaan pelatih di turutin semua sama Ibul dan juga permintaan sporter juga di penuhin kayak mempertahankan sty waktu itu padahal yang lain mau sty out,” ungkap salah seorang netizen.
Baca Juga: 3 Tanda Kamu Seorang Overthinker, Cek Sekarang
“Kenyatannya begitu, era ini jauh lebih bagus. Cuma kn ada yg mau jg ditempat itu..makanya moment kejadian kemarin jd alasan utk lengserkan Ibul,” kata netizen yang lain.
“Indikasi sebuah organisasi semakin maju bukan cuma di lihat dari hasilnya saja. Tapi di lihat dari kesehatan organisasi tersebut. Di PSSI memang betul sejak era IBUL timnas semakin membaik, tapi liga dan wasit kita semakin menurun dan mundur tertinggal dr liga2 tetangga kita. Sayang sekali prestasi IBUL membawa perubahan di timnas tidak di barengi dengan perubahan liga dan wasit yg semakin membaik. Makin hari wasit semakin hancur,” sindir netizen satunya.
“Di era iwan bule secara proges utk timnas ane akui makin membaik,tapi kualitas liga,wasit & panpel makin menurun,” sambung netizen lainnya.
Kontributor: Moh Afaf El Kurniawan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Target Nol Keracunan, BGN Bakal Adopsi Teknologi Deteksi Makanan Basi Milik BRIN
-
Kemiren: Menenun Kesejahteraan dari Tanah Osing ke Panggung Dunia
-
Siswi SMA Saksi Penembakan Sekolah Thailand: Saya Berlindung di Belakang Guru yang Ditembak Mati
-
Prabowo Siap Turun Tangan Jika Gubernur Hingga Kades Abaikan Teriakan Rakyat
-
Warga Geram Tramadol Dijual Terang-terangan di Tanah Abang: 'Kayak Jual Kacang'
-
Bahlil Bongkar Perintah Jokowi 4 Hari Setelah Dilantik: Larang Ekspor Bijih Nikel Tanpa Rapat
-
Viral Eksekusi Rumah Lansia 82 Tahun di Jakbar, Ini Klarifikasi Pihak Koperasi
-
Indonesia Punya 89 Ribu Ton Uranium, Fokus Nuklir untuk Energi dan Medis
-
Banyak Pelajar Kecanduan, Lokasi Transaksi Tramadol di Tanah Abang Bakal Dipasang CCTV
-
Hak Jawab dan Koreksi Deddy Sitorus soal Artikel Suara.com