/
Kamis, 22 Desember 2022 | 07:59 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (SuaraJatim/Yuliharto Simon)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan kasus suap dana hibah yang menjerat Wakil DPRD Jawa Timur Sahat Tua Simanjuntak.

Terbaru, Kantor Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa digeledah oleh para penyidik KPK. 

Manyadur dari Beritajatim.com media partnet Suara.com, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa turut mengomentari penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK ke kantor Gubernur Jawa Timur di Jalan Pahlawan, Rabu, [21/12/2022].

Khofifah menegaskan dirinya menghormati setiap proses hukum yang berlaku dan pemerintah Provinsi Jawa Timur siap menyediakan dokumen-dokumen yang diperlukan oleh para penyidik KPK.

"Itu bagian dari proses yang harus kita menghormati semuanya. Pokoke pemprov akan menyiapkan data sesuai dengan yang dibutuhkan KPK," ujarnya Khofifah.

Sementara itu, Sekda Prov Provinsi Jawa Timur, Adhi Karyono tidak menampik, penggeledahan KPK berkaitan dengan Sahat Tua Simanjuntak Wakil Ketua DPRD Jatim yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) beberapa hari lalu karena diduga menerima suap pengelolaan dana hibah.

"Ya pasti ada hubungannya (dengan OTT Wakil Ketua DPRD Jatim). Ada staf yang diperiksa, Mereka dimintai jadi (memberi) keterangan, untuk perencanaan, anggaran yang digunakan, itu saja paling," kata Adhy.

Dia memastikan, dirinya tidak ikut diperiksa. Ia hanya dimintai izin, ruangannya dipakai KPK.

"Saya nggak ditanya. Ruangan saya diminta, sekretariat, untuk mereka. Dimintai izin ruangan saja, ya silakan. Saya nggak tahu (berapa orang yang diperiksa), nggak lihat," papar Adhy dikonfirmasi awak media.

Baca Juga: Jalan Tol Semarang - Demak Gratis Selama Natal dan Tahun Baru, Ini Syaratnya

KPK Geledah Kantor Gubernur Jatim

Sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasuki dua ruangan di kantor Gubernur Jawa Timur, Rabu, 21 Desember 2022 petang. Mereka memasuki ruangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak usai memeriksa gedung Sekretariat Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Sejumlah penyidik menggunakan rompi KPK memasuki ruangan gubernur Khofifah sekitar pukul 17.00 WIB. Mereka lantas keluar pada 17.30 WIB dan menuju ruangan Sekdaprov. 

"Ga ngapain-ngapain, sudah ya, sholat-sholat," ujar salah satu penyidik menjawab pertanyaan wartawan sambil berlalu.

Tak lama di ruangan sekdaprov, sejumlah penyidik lantas kembali keluar dan memasuki ruangan Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak pada pukul 17.42 WIB. Belum diketahu secara pasti apa tujuan para penyidik KPK memasuki ruangan Khofifah dan Emil. 

"Iya tadi dimasuki ruangan bu gubernur sama (penyidik) gatau ngapain," ujar salah satu petugas pemprov.

Diketahui, Senin, 19 Desember 2022 lalu, sejumlah penyidik KPK memeriksa gedung DPRD Jatim selama 7 jam dan membawa 4 koper diduga berisi barang bukti. Selain itu, Penyidik KPK juga telah menyegel ruangan Kasubag Rapat & Risalah Sekwan Provinsi Jawa Timur yang ditempati Afif dan Ruang Kerja Wakil Ketua DPRD Jatim, sejak Rabu, 14 Desember 2022 lalu.

Penggeledahan ini diduga berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Sahat Tua Simanjuntak. Hingga berita ini ditulis, Penyidik berompi KPK masih berada didalam ruangan Wakil Gubernur Jatim. 

Load More