Nama dokter Tirta Mandira Hudhi alias dr Tirta yang melejit berkat reviewnya seputar sepatu ternyata pernah menghadapi masa kelam. Nyawanya nyaris dalam bahaya ketika terjadi rusuh 98 silam.
Saat ngobrol bersama Denny Sumargo, dr Tirta mengungkapkan latar belakangnya sebagai warga keturunan sempat membuat hidupnya tak tenang.
Selain sempat jadi korban bully, ia juga merupakan korban rasial, terutama kala terjadi rusuh 98.
“Susah, jadi gua ngumpul sama orang pribumi pun gua dianggep China, gua ngumpul sama orang China dianggap orang kampung. Apalagi puncaknya tahun ‘98 tragedi di Solo, itu parah banget,” ungkap dokter lulusan Universitas Gadjah Mada tersebut.
Pada peristiwa tersebut, dr Tirta mengatakan bahwa ibunya loncat dari lantai dua gedung bank tempatnya bekerja. Itu karena ibunya China. Ketika itu dirinya baru berusia 7 tahun.
Rusuh tahun ‘98 itu sempat mengancam nyawanya. Ia mengaku diselamatkan oleh seorang RT yang memintanya menulis bahwa dirinya pribumi dan menyembunyikannya.
“Dari situ gua inget pesen bokap gua adalah papa mama gak punya apa-apa, uang pun gak kaya. Jadi, orang biasa gitu. Satu-satunya adalah kalau kamu mau diakui, dari otak dan bicara. Dari situlah aku mati-matian belajar habis-habisan,” kata dr. Tirta.
“Sejak kejadian itu, rasialisme semakin tinggi, karena ketahuan bokap gua pribumi dan muslim, gua di sekolah nggak punya teman at all. Dan pada waktu itu, cara membuktikan satu-satunya lewat akademik. Akhirnya gua ranking 1 terus-terusan,” lanjutnya.
Baca Juga: Ogah Pacari Livy Renata, Nopek Novian: Bisa Depresi Lambungku
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL