Suara Joglo - Politisi PDI Perjuangan Ruhut Sitompul kembali menyerang Anies Baswedan. Namun kali ini serangan Ruhut sambil mengait-ngaitkannya dengan kematian budayawan Betawi Ridwan Saidi.
Sebelumnya, Ridwan Saidi memang meninggal dunia pada Minggu (25/12/2022). Ia meningal setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit akibat pecah pembuluh darah. Sejumlah tokoh datang melayat meninggalnya mantan politisi PPP tersebut.
Ridwan Saidi selama ini memang dikenal sebagai pendukung Anies Baswedan. Pada Pilpres 2019 lali, Ia juga dikenal dekat dengan sejumlah tokoh pendukung yang berseberangan dengan Joko Widodo ( Jokowi ).
Banyak tokoh dari berbagai kalangan mengucapkan belasungkawa dengan meninggalnya Ridwan Saidi, termasuk politisi PDI Perjuangan Ruhut Sitompul. Ia menyampaikan belasungkawa.
Namun, ucapan belasungkawa dari Ruhut ini dinilai tidak pantas. Ia mengaitkan meninggalnya Ridwan Saidi dengan pencapresan Anies Baswedan dalam ucapan belasungkawa di akun Twitternya @ruhutsitompul.
"Selamat jalan SahabatKu Bang RS, akhirnya Bakal Calon Presiden ga’benar pendukungnya satu persatu dipanggil yang Maha Kuasa Tuhan “Gusti Mboten Sare” MERDEKA." tulis akun.
Cuitan Ruhut ini disertai dengan unggahan video pending yang menggambarkan mendiang Ridwan Saidi semasa hidup mengampanyekan pencapresan Anies Baswedan di sebuah acara.
Unggahan Ruhut ini segera diserbu warganet. Mereka ramai-ramai menghujat Ruhut.
"Bentar lagi kayak nya lu yg di panggil yg maha kuasa pak tua..siap"di jemput malaikat maut...siap"mempertanggungjawabkan segala perbuatan mu pak tua bangka bau tanah..," tulis akun @BMortir memarahi Ruhut.
Baca Juga: Segera Catat! 5 Berkas Penting untuk Mendaftar Beasiswa ke Luar Negeri
"Woe si babi hut..orng mninggal kau kait2kan pulak.. dasar otak anjing kau..dasar idiot kau..umurnya 80 tahun hut wajrlah uda harus di panggil smoga kau mati dngan cara yg menengaskan," tulis akun @AghielZaydan.
"Lewat di TL wkwkwk anjir poltak raja minyak skg jadi gini ik ya Allah politik :'D duniawi ga penting ae sampe gini lho wuawiwiiiwww," tulis akun @naufalkresnaa.
"Parah luh hut orang meninggal ko luh jadiin buat nyinyirin mulut luh yg kaya bool...udh rusak otak luh yh kelamaan makan bangkai ...pantesan anak kandung sendiri aja luh terlantarkan.....," tulis akun @jkt_roel.
"Ruhut umurnya bisa 200 tahun, lebih dari separohnya dia jalanin di rs dengan berbagai siksaan dan alat bantu," tulis akun @BarkaLorka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Park Ji Hyun Jadi Idol K-Pop di Film Wild Sing, Intip Detail Karakternya
-
Viral Homeless Media Bantah Kolaborasi dengan Bakom RI Qodari: Narasi hingga Indozone Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Tak Kuat Gaji PPPK, Bolehkah Pemda Berhentikan Pegawai? Ini Penjelasan Resmi BKN
-
BRI Life Catat Penurunan Klaim Rp1,17 Triliun di Kuartal I-2026
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah? Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026
-
Kilas Balik Piala Dunia di AS: Penyesalan Roberto Baggio, Maradona Pakai Doping
-
Kalau Jelek Gak Boleh Marah? Maaf Sal Priadi, Saya Tidak Setuju
-
Profil Blueray Cargo: Perusahaan Spesialis Impor yang Seret Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama