Suara Joglo - Akhir-akhir ini menyeruak kabar tentang isu reshufle kabinet menjelang akhir-akhir masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ).
Bahkan survei Charta Politika menyebut sebanyak 61,8 persen responden menyetujui apabila Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan reshuffle di Kabinet Indonesia Maju.
Seperti disampaikan Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya. Ia mengaku sampai heran karena meskipun kepuasan masyarakat terhadap kinerja menteri tinggi, namun mereka menginginkan adanya reshuffle.
Soal isu reshuffle ini ditanggapi Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) kemarin, Senin (26/12/2022). Saat itu presiden meninjau pengembangan Stasiun Manggarai Tahap I. Usai peninjauan itu presiden pun ditanya wartawan soal reshuffle.
Saat itu presiden nampak senyum-senyum saja ketika dicecar pertanyaan soal reshuffle. Pertanyaan-pertanyaan wartawan ini salah satunya kepastian reshuffle, kisi-kisi menteri apakah termasuk Kemen LHK.
Pada akhirnya Jokowi memberikan jawaban pendek. "Clue-nya, iya," katanya sambil tertawa, lantas berlalu.
DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat pernah bicara secara terang-terangan bahwa, ada dua menteri asal NasDem yang mesti dievaluasi kinerjanya yakni, yakni Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.
Namun agaknya usulan Djarot bukanlah keputusan partai. Menurut Deddy Sitorus, Anggota DPR Fraksi PDIP, usulan reshuffle terhadap dua nama menteri asal NasDem bukan merupakan rekomendasi dari partai Megawati.
"Saya kira PDIP tidak akan merekomendasikan pergantian kabinet ya, karena kita tahu itu hak prerogatif presiden dan kami tahu presiden selalu mengevaluasi waktu ke waktu pencapaian dari para menteri," ujar Deddy dalam tayangan YouTube KOMPASTV dikutip Selasa, (27/12/2022).
Baca Juga: Ketua KPK 'Tantang Balik' Menko Luhut, Minta Anak Buahnya Tidak Ragu Lakukan OTT
Yang terjadi di balik layar soal sinyal reshuffle, kata Deddy, pemimpin negara tersebut bertanya soal kinerja-kinerja semua menteri kepada menteri koalisi. "Jadi diukur dari kinerja para menteri," ujarnya.
Sementara itu Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay mengatakan PAN tetap fokus membantu Presiden RI Joko Widodo melaksanakan tugas yang diamanatkan kepada partai tersebut di tengah isu perombakan kabinet (reshuffle).
Menurut dia, bersikap pasif terkait dengan isu reshuffle dan semua pihak tidak perlu mendesak serta mendorong Presiden melakukan perombakan kabinet.
"Kalau ada permintaan dari kader PAN, baru kami mencari yang sesuai. Kami memiliki kader yang cukup banyak dari berbagai latar belakang. Oleh karena itu, kami hanya bisa menunggu keputusan politik Presiden," kata Saleh di Jakarta, Selasa.
Saleh menilai perombakan kabinet adalah hak prerogatif Presiden. Karena secara konstitusional, Presiden berhak melakukan evaluasi terhadap kinerja menteri dan para pembantunya.
Berita Terkait
-
Ikut-ikutan Siapkan Kader jadi Menteri, PAN: Kami Hanya Bisa Menunggu, Tak Perlu Mendesak Presiden
-
Kaesang Bisa Nikah di Istana Raja Jawa, Jokowi Disebut Punya Trah Darah Biru, Budayawan: Dia Keturunan..
-
Profil 3 Menteri NasDem, Bakal Kena Reshuffle di Kabinet Presiden Jokowi?
-
CEK FAKTA: Presiden Jokowi Kesal Tamu Rebutan Selfie Sama Anies di Pernikahan Kaesang, Benarkah?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Di Balik Sekolah Gratis: Ada 'Hidden Cost' yang Luput dari Jangkauan Hukum
-
Pemerintah Klaim Ketergantungan Indonesia ke Selat Hormuz Hanya 20 Persen
-
Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 37 TPA Pengganti Gratis bagi Anak Korban Little Aresha, Cek Daftarnya!
-
Pemprov DKI Jakarta Percepat Mitigasi Perlintasan Sebidang Pasca Tragedi Bekasi
-
Modal Sertifikat Pelatihan, Finalis Putri Indonesia Riau Jadi Dokter Kecantikan Abal-abal
-
5 Pilihan Air Cooler Portable Hemat Listrik buat Anak Kos, Kamar Adem Tanpa Boncos
-
Berkas Belum Rampung, KPK Perpanjang 30 Hari Masa Penahanan Fadia Arafiq
-
Antara Takut Daycare dan Realita Finansial: Haruskah Ibu Bekerja Resign?
-
Segera Rilis: Fitur dan Varian Warna Motorola Razr 70 Series Terungkap
-
Skuad Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026 Disorot Media Vietnam: Cuma Satu Pemain Eropa