Suara Joglo - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan kalau kasus Tragedi Kanjuruhan Malang bukan lah kasus pelanggaran HAM berat.
Hal itu dijelaskannya untuk menjawab pertanyaan dan spekulasi terkait kasus tersebut. Ia mengatakan, hanya Komnas HAM yang berhak memutuskan apakah tragedi itu pelanggaran HAM berat atau tidak.
Sementara sejauh ini, Komnas HAM belum pernah mengatakan kalau Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 135 orang dan melukai ratusan Aremania--suporter Arema FC--itu sebagai kasus HAM.
"Betulkah sy bilang kasus Tragedi Kanjuruhan bkn pelanggaran HAM Berat? Betul, sy katakan itu Selasa kemarin di depan PBNU dan para ulama di Surabaya. Itu adl hasil penyelidikan Komnas HAM. Mnrt hukum yg bs menetapkan adanya pelanggaran HAM Berat atau tidak itu hanya Komnas HAM," tulis Mahfud dalam akun Twitternya @mohmahfudmd.
Ia juga mengatakan kalau selama ini banyak orang yang tidak bisa membedakan antara pelanggaran HAM berat dengan tindak pidana atau kejahatan. Menurut dia, pembunuhan terhadap ratusan orang secara sadis oleh penjarah itu bukan pelanggaran HAM berat, tapikejahatan berat.
"Tapi satu tindak pidana yang hanya menewaskan beberapa orang bisa menjadi pelanggaran HAM berat," kata Hamfud dalam keterangannya di Twitter tersebut.
Selama menjadi Menkopolhukam, Ia melanjutkan, jika ada tindak pidana yang besar Ia selalu mempersilakan Komnas HAM menyelidiki dan mengumumkan sendiri, apakah ada pelanggaran HAM berat atau tidak.
"Misalnya kasus Wadas, Kasus Yeremia, Tragedi Kanjuruhan, dll. Kalau pemerintah yang mengumumkan bisa dibilang rekayasa," katanya menegaskan.
Cuitan Mahfud MD ini segela menuai reaksi warganet, terutama para followers Mahfud MD. Mereka ada yang sepakat dengan argumentasi Mahfud, namun tak sedikit yang justru mempertanyakannya.
Baca Juga: Setelah Ikut Pengajian UAS, Daniel Mananta Bikin Heboh Lagi Kini Bertemu Ustaz Felix Siauw
"Yang ada di dalam stadion kanjuruhan lalu meninggal, apakah bapak akan bilang bukan pelanggaran HAM berat?," akun @MicelSatria berkomentar begitu.
"Terus bapak pasrah aja menerima ketidakadilan itu, posisi bapak sebagai pejabat negara memang menjadi batu sandungan utk bersuara lebih lantang menyuarakan keadilan, beda ketika bapak belum menjabat," tulis akun @Efan_di.
"Andai ada satu lembaga yg d anggap kredible, mnyatakan mereka yg meninggal di nyatakan masih hidup, Bpk juga akan bilang yg sama kah," tulis akun @de_baweano
"Berapapun korbannya negara tidak boleh disalahkan, walaupun yg melakukannya adalah aparat negara, beginilah kalo negara sudah dikuasai oleh BAJINGAN BAJINGAN," tulis akun @Mulyadi210472.
Berita Terkait
-
Tim Hukum Korban Tragedi Kanjuruhan Minta Polri Proses Etik Eks Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta
-
Peristiwa-peristiwa Penting Tahun 2022, Dari Kematian Emmeril Khan Hingga Tragedi Kanjuruhan
-
Deretan Peristiwa Penting Sepanjang Tahun 2022, Kematian Eril hingga Tragedi Kanjuruhan
-
Suporter Ingatkan Jokowi Soal Proses Hukum Tragedi Kanjuruhan di Laga Timnas vs Kamboja
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL