Suara Joglo - Sepanjang pagelaran Piala AFF Mitsubishi Electric Cup 2022, setidaknya terdapat 5 pemain Timnas Indonesia yang dinilai mengalami penurunan performa.
Penilaian tersebut tak lepas dari performa pemain yang dinilai tidak sama dengan performa mereka dengan edisi AFF sebelumnya, bahkan cenderung menurun.
Berikut 5 pemain yang performa sepanjang pagelaran Piala AFF Mitsubishi Electric Cup 2022 dinilai tak segacor AFF 2020 silam.
Witan Sulaiman
Performa Witan Sulaiman kerap mendapat sorotan dari kalangan penggemar sepak bola tanah air dan para netizen Indonesia. Beberapa peluang untuk mencetak gol yang ia sia-siakan dinilai bahwa sang pemain sudah tak setajam edisi sebelumnya. Bahkan di laga semifinal Witan memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Egy Maulana Vikri
Berstatus sebagai pemain abroad namun tidak menjamin Egy Maulana Vikri bermain baik di atas lapangan hijau. Banyak yang menyayangkan sikap Egy yang dinilai egois dalam sebuah permainan. Kebiasaannya yang kerap berlama-lama memegang bola dan selalu telat dalam mengambil keputusan menandakan bahwa sang pemain bukan dalam kondisi performa terbaiknya dan cenderung mengalami penurunan.
Ricky Kambuaya
Peran Ricky Kambuaya di lini tengah Timnas Indonesia nyaris tak terlihat, terlepas dari adanya Marc Klok dan Marselino Ferdinan, namun tidak dapat dipungkiri jika performa sang pemain tak sebagus pada AFF edisi sebelumnya.
Baca Juga: Baby Ameena Pasang Ekspresi Gemas Pakai Outfit Jutaan, Warganet: HP Saya Sungkem Sama Harga Kaosnya
Pratama Arhan
Banyak yang menilai jika performa Pratama Arhan tidak sebagus edisi sebelumnya. Pemain yang berseragam Tokyo Verdy tersebut nyaris tidak terlihat melakukan tusukan ke dalam area kotak penalti lawan, sebagaimana yang ia terapkan pada saat AFF 2020.
Asnawi Mangkualam
Posisi Asnawi Mangkualam di bek sayap kanan kerap mendapat sorotan, pasalnya cara bermain sang pemain tidak sebagus edisi sebelumnya. Bahkan setiap kali dirinya ditarik keluar dan digantikan oleh Yacob Sayuri, permainan Timnas Indonesia mengalami perubahan dari segi penyerangan dan aliran bola.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global
-
Honor 600 Smart 5G: HP Baru dengan Snapdragon 4 Gen 4 Pertama di Dunia
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Adaptasi Anime Fool Night Resmi Diumumkan, Kolaborasi Sunrise dan SHAFT
-
Genset 1000 Watt Bisa untuk Apa Saja? Ini 3 Pilihan dan Harganya
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
4 HP Baterai 7000 mAh di Bawah Rp3 Juta: Performa Mantap, Anti Lowbat Seharian
-
Wisata Gastronomi Kian Dilirik, Dinilai Bisa Jadi Penggerak Ekosistem Kuliner Indonesia