Tapi, sebagai pejabat negara, Erick tidak turun langsung mengelola salah satu klub pendiri PSSI tersebut. Dalam struktur organisasi, Kaesang menduduki jabatan sebagai Direktur Utama. Sementara posisi Presiden Komisaris diisi Mahendra Agakhan Thohir. Aga merupakan anak laki-laki Erick.
Saat ini La Nyalla Matalitti menjabat sebagai Ketua DPD RI hasil dari Pemilu 2019. Selama ini, pemilik nama lengkap La Nyalla Mahmud Mattalitti itu dikenal sebagai salah satu pengusaha Indonesia.
Sebelumnya Ia pernah menjabat sebagai wakil ketua umum PSSI pada tahun 2013 hingga 2015. Saat itu La Nyalla terpilih melalui Kongres Luar Biasa/KLB (Extra Ordinary Congress) yang diprakarsai Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu 18 Maret 2011.
Ia terlahir dengan nama lengkap La Nyalla Mahmud Mattalitti di Jakarta, 10 Mei 1959. La Nyalla merupakan salah satu tokoh yang aktif dalam berbagai organisasi.
Pria berdarah Bugis yang besar dan menghabiskan waktunya di Surabaya ini sebelumnya dikenal sebagai salah satu pengusaha dan tokoh populer di Jawa Timur. Dia pernah menjabat sebagai Ketua DPW Partai Patriot Jawa Timur, Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa timur, Wakil Ketua KONI Jawa Timur, Ketua Pengprov PSSI Jawa Timur, hingga Exco PSSI.
La Nyalla merupakan sosok yang memiliki komitmen tinggi, dan keberanian memperjuangkan independensi. Sebelum pemungutan suara, La Nyalla bahkan dengan tegas menyatakan dirinya anti diintervensi siapapun, termasuk orang-orang yang dikenal memiliki pengaruh kuat di sepakbola nasional.
Meskipun begitu, La Nyalla saat menjabat sebagai ketua umum Kadin Jawa Timur pernah terjerat kasus hukum penyimpangan dana hibah pemerintah provinsi Jawa Timur pada 2011 hingga 2014. La Nyalla ditetapkan sebagai tersangka pidana Korupsi dan dituntut 6 tahun penjara oleh jaksa.
Arif Putra Wicaksono
Baca Juga: Costa Nostra, Mafioso Italia Paling Dicari Akhirnya Tertangkap
Arif Wicaksono selama ini dikenal sebagai salah satu pengusaha di Indonesia. Ia CEO Nine Sport, serta dikenal sebagai promotor event-event olahraga yang sudah cukup dikenal di Indonesia. Nine Sport misalnya, pernah membawa klub-klub elite Eropa seperti Ajax Amsterdam, AS Roma, Juventus, Sevilla hingga Hamburger SV untuk tampil di Indonesia.
Arif Putra Wicaksono sendiri juga pernah mencoba peruntungan dengan mencalonkan dirinya sebagai Bakal Calon Ketua Umum PSSI di periode 2016-2020 lalu. Sayang Ia dinyatakan tak layak dengan pertimbangan, saat itu dinilai kurang memenuhi syarat berkecimpung di sepak bola Indonesia sekurang-kurangnya lima tahun.
Setelah gagal di tahun 2016 karena kurangnya pengalaman, kini pada tahun 2019, Arif mengaku dirinya sudah lebih siap dan matang serta memenuhi syarat lima tahun di sepak bola Indonesia. Ia memiliki pengalaman segudang dalam menjalankan bisnis di bidang sepak bola, Arif Putra memiliki tiga program yang diusung dalam pencalonannya kali ini. Yaitu Club Licensing, Fans Management dan Video Assistant Referee (VAR).
Dilihat dari situs resmi ninesport.co.id, selama Arif Putra menjadi CEO, mereka sudah menjalin kerja sama dengan banyak klub elite Eropa, seperti Barcelona, Espanyol, KNVB (PSSI Belanda), AS Roma, Real Madrid, Chelsea dan sejumlah stasiun televisi swasta di Indonesia.
Doni Setiabudi
Doni Setiabudi merupakan CEO Bandung Premier League, sebuah kompetisi lokal yang ternyata sudah selangkah lebih maju dari Liga 1 2019. Mereka sudah menerapkan VAR di berbagai pertandingannya setiap musimnya. Berikut profil calon Waketum PSSI periode 2020-2024, yaitu Doni Setiabudi.
Nama Doni Setiabudi terdengar ke telinga para pecinta sepak bola Indonesia usai kompetisi yang berada di bawah naungannya, yakni Bandung Premier League mendadak menjadi viral karena menggunakan VAR.
Sebuah terobosan yang bahkan dilakukan oleh kompetisi amatir di Bandung, Jawa Barat. Banyak pecinta sepak bola Indonesia membandingkannya dengan Liga 1, di mana PSSI dan PT LIB sendiri masih belum menerapkan teknologi tersebut.
Bahkan Kemenpora sudah meminta PSSI untuk menerapkan VAR, khususnya untuk Liga 1. Pasalnya, penggunaan teknologi ini bertujuan untuk menghindari kecurigaan dari semua pihak, seperti yang sering terjadi di sepak bola Indonesia.
Doni Setiabudi juga sudah menyatakan ketersediaannya membantu PSSI untuk penerapan VAR di Liga 1. Tapi hingga kini belum ada langkah konkret atau ajakan langsung dari PSSI kepada CEO Bandung Premier League itu.
Fary Djemy Francis
Fary Djemy Francis merupakan Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mewakili Dapil Nusa Tenggara Timur II setelah memperoleh 48,351 suara. Sama seperti dengan periode 2009-2014 Fary kembali bertugas di Komisi V yang membidangi transportasi, pekerjaan umum, perumahan rakyat, desa dan pembangunan kawasan tertinggal.
Fary dipercaya menjadi Ketua Komisi V. Fary adalah mantan aktivis dan pegiat di lembaga swadaya masyarakat. Selain itu, Fary adalah mantan Direktur Increase sebuah lembaga riset dan pelatihan berbasis masyarakat di Kupang (2006-2009) dan sebagai konsultan dan tenaga ahli banyak membantu badan-badan donor internasional dalam proyek-proyeknya di lapangan antara lain untuk UNICEF, UNHCR, AUSAID, GTZ, JICA dan OXFAM. Sejak di bangku kuliah Fary adalah organisator di komunitas gereja dan kemahasiswaan.
Fary tentu memiliki banyak sekali pengalaman berorganisasi. Ia menjabat sebagai Sekretaris Umum Senat Universitas Timor Timur (1987-1989) dan Sekretaris BP Pemuda Kristen Hosana GKTT (1988-1992). Setelah lulus kuliah Fary semakin giat berorganisasi dan menjadi Ketua Persatuan Kristen antar Universitas (PERKANTAS) Provinsi Timor Timur (1991-1995).
Di 1995 Fary bergabung menjadi kader di organisasi sayap kepemudaan Partai Golkar, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Timor Timur Bidang Kaderisasi (1995-1999).
Karena akar jaringannya di komunitas gereja di 2007 Fary dipercaya menjadi Dewan Penasehat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI, 2007-2012). Pada Pileg 2009 Fary mencalonkan diri menjadi calon legislatif mewakil Gerindra dan terpilih menjadi Anggota DPR-RI periode 2009-2014 dan duduk di Komisi V.
Karir politik Fary di Gerindra semakin menonjol dan diberikan tanggung jawab yang lebih besar untuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra Bidang Keuangan dan Moneter (2012-sekarang) dan menjadi Ketua DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (organisasi sayap kepetanian Gerindra).
Pada Pileg 2014 Fary kembali mencalonkan diri sebagai calon legislatif dan terpilih kembali menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dan menjabat sebagai Ketua Komisi V.
Berita Terkait
-
Dua Kursi Incaran Erick Thohir: Ketum PSSI dan Capres-Cawapres Pilpres 2024
-
Tahapan Verifikasi Calon Ketum, Waketum dan Exco Jelang KLB PSSI 16 Februari 2023
-
Erick Thohir Kembali Dapat Dukungan Jadi Ketum PSSI, Kali Ini dari Bos Barito Putera
-
Kala Dua Menteri Kabinet Indonesia Maju Bersaing Jadi Ketum - Waketum PSSI
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?