Kabar Presiden Vietnam mengundurkan diri karena adanya skandal korupsi menjadi trending di media sosial Twitter. Untuk kesekian kalinya, Indonesia tak hanya kalah di sepak bola dari Vietnam tetapi juga di ranah politik.
Seperti diberitakan Presiden Vietnam Nguyen Xuan Phuc mengundurkan diri setelah menteri senior bawahannya tersandung skandal korupsi salah satunya yakni terkait kasus korupsi selama pandemi.
Nguyen Xuan Phuc mengundurkan diri setelah adanya serangkaian rumor bahwa ia akan digulingkan sebagai bagian dari gerakan pemberantasan korupsi.
Dikutip dari AFP, berdasar laporan berita Vietnam VNA Phuc (68) telah mengajukan pengunduran dirinya, berhenti dari pekerjaannya dan pensiun.
Pengunduran diri Phuc yang mendadak itu diketahui dilakukan setelah dua Wakil Perdana Menteri Vietnam dipecat belum lama ini karena tersandung skandal korupsi alat tes Covid-19 yang dikenal Viet A.
Nama Viet A merujuk pada perusahaan semi swasta yang memasok tes. Para pejabat disuap untuk memasok rumah sakit dan komunitas lokal dengan alat tes Covid-19 yang sangat mahal. Penipuan itu diperkirakan meraup 172 juta US Dollar dimana sebanyak 34 juta US Dollar digunakan untuk menyuap para pejabat.
Dibandingkan dengan peristiwa Presiden Vietnam mengundurkan diri hingga pemberantasan korupsi besar-besaran yang tengah dilakukan negara itu, Indonesia tampaknya kalah langkah dari mereka.
Mengacu pada data Indeks Persepsi Korupsi di Kawasan Asia Tenggara pada 2021 yang dibagikan DataIndonesia.id, berdasarkan laporan dari Transparency International (TI) menunjukkan indeks persepsi korupsi Indonesia sebesar 38 pada 2021.
Meski skor tersebut meningkat satu poin dibanding tahun sebelumnya, Indonesia masih kalah dari Vietnam yang mendapatkan skor 39.
Bila dilihat dari urutannya, Indonesia berada di peringkat kelima di bawah Vietnam. Sementara Singapura berada di posisi teratas dengan skor 85 dan disusul Malaysia dengan skor 48 serta Timor Leste dengan skor 41.
Ternyata selain kalah dari Vietnam di ajang AFF kemarin, Indonesia juga masih kalah soal pemberantasan korupsinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Bisa dapat Emas, Cek Daftar Pemenangnya di Sini
-
Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Dendam di Era Digital: Bagaimana Cape Fear Menggambarkan Hancurnya Reputasi dengan Satu Unggahan
-
Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit
-
Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang
-
IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun
-
Natural Look Jadi Tren Baru, Ini yang Harus Diperhatikan Sebelum Melakukan Filler Modern
-
Viral Debat Mahasiswa dan Rektorat UNY saat Hendak Gelar Aksi, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Bedak Padat yang Bagus Merk Apa? Ini 7 Rekomendasi Terbaik yang Bisa Kamu Coba