Presiden Vietnam Nguyen Xuan Phuc mengundurkan diri pada Selasa (17/1/2023) setelah dikabarkan tersangkut kasus korupsi.
Hal itu pun menjadi perhatian dunia. Termasuk para politisi di Indonesia hingga trending topic di Twitter.
Meski pemerintahan menganut faham komunis, sang Presiden berani mengundurkan diri usai bawahannya terbukti korupsi.
Politisi Partai Gerindra Fadli Zon pun ikut memberikan komentar. Menurutnya hal itu sudah tepat dilakukan oleh Presiden Vietnam tersebut.
"Di balik kewenangan n kekuasaan, ada tanggung jawab. Sikap yg Pancasilais? Presiden Vietnam Mundur Setelah Tahu Ada Bawahan Korupsi," tulis Fadli Zon dikutip pada Rabu (18/1/2023).
Diketahui, Partai Komunis Vietnam, mengumumkan lewat website resminya bahwa Phuc yang berusia 69 tahun juga mundur dari jabatannya di Politbiro Partai Komunis Vietnam.
Phuc juga melepas sejumlah jabatanya yang diembannya, salah satu yang paling strategis adalah kepala Dewan Pertahanan dan Keamanan Nasional.
Sebelum menjabat sebagai presiden pada 2021, Phuc adalah Perdana Menteri Vietnam selama lima tahun sebelumnya, demikian diwartakan Bloomberg.
Selama menjabat sebagai perdana menteri, Phuc bertanggung jawab menangani wabah Covid-19 di negara tersebut. Meski ia dinilai berhasil, tetapi ia diduga terlibat kasus suap dan korupsi pengadaan alat tes Covid-19.
Baca Juga: Panduan Bacaan Niat Puasa Senin-Kamis dan Puasa Ganti Ramadhan Lengkap
Dalam kasus ini, dua orang deputi perdana menteri juga diduga terlibat dan sudah mengundurkan diri lebih dahulu.
Pemerintah Perdana Menteri Nguyen Phu Trong, penerus Phuc, disebut sedang gencar mengusut kasus ini.
Sebagai pengganti Phuc, dewan perwakilan rakyat Vietnam telah menunjuk wakil presiden Vo Thi Anh Xuan sebagai penjabat presiden sementara.
Phuc sendiri adalah salah satu politikus gaek dan orang kuat dalam Partai Komunis Vietnam. Ia adalah anggota Komite Pusat Partai, Politbiro dan berkali-kali menduduki kursi dewan perwakilan rakyat.
Ia juga sebelumnya pernah menjabat sebagai Gubernur Provinsi Quang Nam pada 2006 dan diangkat sebagai wakil perdana menteri pada 2011. Lima tahun kemudian dia terpilih sebagai Perdana Menteri Vietnam.
Nguyen Xuan Phuc dipilih sebagai Presiden Vietnam pada April 2021 lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Detik-Detik Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Hancur di Kalimantan Barat
-
Sicario: Day of the Soldado, Perang Kartel yang Tanpa Ampun, Malam Ini di Trans TV
-
Wali Kota Samarinda Minta Pemprov Kaltim Tunda Redistribusi BPJS 49 Ribu Warga
-
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Minyak Rusia untuk RI Masuk Tahap Akhir
-
Uang Rakyat Kembali! Kejati Lampung Sita Rp7,8 Miliar dari Koruptor Tol Terpeka
-
Ribuan Merek Tekstil Global Ramaikan Indo Intertex 2026 di JIExpo Kemayoran
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Bukan Mencuri, Pengacara Ungkap Fakta di Balik Isu Betrand Peto Ambil Parfum dan Uang Sarwendah