Kisah Tiko merawat ibunya yang depresi selama 12 tahun kian hari makin jadi perhatian khalayak. Belum lama ini beredar video Tiko minta maaf hingga ada tanggapan dari ustadz Adi Hidayat.
Seperti diketahui, kisah Tiko merawat ibunya yang sakit depresi selama 12 tahun di rumah terbengkalai tanpa listrik dan air bersih, sempat menyita perhatian publik.
Seiring waktu, sosok Tiko dan cerita masa lalu keluarganya pun mulai terkuak. Di mana Tiko kecil merupakan anak dari seorang pejabat dan orang kaya bernama Herman Moeji Susanto.
Namun belakangan cerita keluarga Tiko itu memunculkan sejumlah versi, dimana ternyata ayah Tiko memiliki keluarga lain dari istri pertamanya. Dari mereka sejumlah cerita dari Tiko dikoreksi hingga terungkap bahwa ayah Tiko bukan pergi meninggalkannya tetapi diminta pergi oleh ibu Tiko.
Tak berapa lama setelah munculnya fakta itu, beredar sebuah video dimana Tiko minta maaf terkait disinformasi yang diberikannya mengenai keluarganya.
Di video itupun disebutkan pula Ustaz Adi Hidayat menanggapi minta maaf tersebut.
"Klarifikasi Tiko meminta maaf!? Ustadz Adi Hidayat Menanggapi Minta Maaf!!" tulis judul video itu yang diunggah di channel YouTube Islamku.
Lalu benarkah fakta yang disampaikan dalam channel YouTube tersebut?
Penjelasan
Dalam video yang diunggah sejak 9 hari lalu itu sudah ditonton sebanyak 203 ribu.
Isi dari video itu merupakan ucapan permohonan maaf dari Tiko atas informasi versinya terkait latar keluarganya.
Ia meminta maaf kepada Uli dan keluarganya selaku putra dari ayah Tiko yakni Herman Moeji Susanto dari istri pertamanya yang tinggal di Makassar.
Video yang diunggah Channel Islamku itu video aslinya berasal dari channel YouTube milik Pratiwi Noviyanthi.
Pratiwi Noviyanthi merupakan salah satu dari sekian YouTuber yang turut membantu Tiko termasuk saat evakuasi ibunya dari rumah menuju ke RSJ.
Sementara di separuh bagian video yang diunggah di channel Islamku terlihat ustadz Adi Hidayat memberi tanggapan soal minta maaf.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
400 Tentara AS Terluka dalam Perang Iran
-
Disenggol Soal Paus Leo XIV hingga Tak Dibantu di Selat Hormuz, Trump Tantrum ke PM Italia
-
Berapa Jumlah dan Siapa Saja Korban Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI?
-
Wow! Hampir 50 Persen Penduduk Sulsel Masuk Kategori Penerima Bansos
-
Anak Palestina Dilarang Sekolah, Israel Tembak Gas Air Mata ke 55 Siswa SD
-
Usai Kasus Foto AI PPSU, Pramono Benahi Sistem JAKI dan Batasi Akses Laporan ASN
-
Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026
-
7 HP Oppo RAM 8 GB dengan Kamera Bagus, Hasil Jernih Cocok Buat Eksis di Medsos
-
Update Anyar Roblox di PS5, Hadirkan Peningkatan Performa dan Fitur Baru
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur