Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh merupakan alumni Golkar.
"Bapak Surya Paloh alumni Partai Golkar, beliau 43 tahun di Partai Golkar. Kalau dihitung seluruh pengurus di DPP ditambah ketua dewan pakar, di rata-rata, semuanya lebih kecil dari 43 tahun," kata Airlangga saat memberikan keterangan pers di Kantor Partai Golkar, Jakarta, Rabu.
Airlangga menjelaskan komunikasi dan silaturahim antara Partai Golkar dan NasDem selalu terjaga dengan baik dan lancar.
"Kami sambut Bapak Surya Paloh pulang ke rumah. Partai Golkar merupakan partai yang terbuka dan tentu tangan kami terbuka dengan Partai NasDem dan Surya Paloh," katanya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh mengakui terdapat romantisme dalam perjalanan politiknya di Partai Golkar.
"Tidak salah kalau dibilang alumni Golkar, itu memang benar adanya," katanya.
Surya mengakui bahwa dirinya berada di Partai Golkar sejak umur 16 tahun. Jenjang karier politiknya pun dimulai dari Partai Golkar.
"Lebih dari setengah abad saya kira," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh bertemu Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Rabu.
Baca Juga: Jokowi Perintahkan NasDem Berkunjung ke Golkar? Surya Paloh: Secara Lisan Gak Ada
Dalam kunjungan itu, Surya Paloh didampingi Sekjen Partai NasDem sekaligus Menkominfo Johnny G Plate. Sementara Airlangga Hartarto didampingi Sekjen Partai Golkar Lodewijk Paulus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
Terkini
-
Detik-Detik Mobil APV Dihantam Batu Besar di Jalur PacitanPonorogo, Begini Nasib Pengemudi
-
Cek Fakta: Benarkah AC Masjid Meledak Saat Sholat Subuh hingga 20 Jamaah Meninggal Dunia?
-
Berapa Harga MacBook Neo di Indonesia? Laptop Termurah Apple Akhirnya Rilis
-
Janji Pramono Anung Benahi Jalan Setu Babakan yang Jadi "Bubur Lumpur" Imbas Proyek
-
Aktivitas Gunung Marapi Stabil, Ini Penjelasan Badan Geologi
-
Update Kasus Kekerasan Mahasiswa UNDIP: Arnendo Terlapor Dugaan Pelecehan
-
Putri Zulhas Sebut Stok BBM RI Hanya Cukup 21 Hari, DPR Segera Gelar Rapat Bahas Energi
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
32 Kode Redeem FC Mobile 5 Maret 2026: Panen 15 Ribu Gems dan Legenda Gratis