Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengumumkan Provinsi yang ia pimpin mendapatkan predikat daerah toleran.
Ridwan Kamil membagikan kabar tersebut berdasarkan hasil survei. Masyarakat disebut menerima nilai-nilai Pancasila.
"Jawa Barat provinsi toleran. Hasil survey kepada masyarakat Jawa Barat dilakukan untuk mengukur praktik-praktik dalam keseharian masyarakat. Hasilnya mayoritas menerima keberagaman dengan semua nilai-nilai Pancasila yang terkandung di dalamnya," tulis Ridwan Kamil di media sosial Twitter @ridwankamil dikutip pada Jumat (3/2/2023).
Melihat unggahan itu, pegiat media sosial Denny Siregar pun langsung memberikan komemtar. Ia pun menyindir mantan pentolan Front Pembela Islam (FPI) yang kini organisasi tersebut telah dilarang pemerintah.
"Rizieq Shihab tertawa membaca ini," tulis Denny Siregar dikutip dari akun twitternya.
Melihat unggahan itu, publik pun langsung ikut memberikan komentar beragam.
"Saya orang jawabarat,,saya tau persis knp di daerah jabar kasus intoleran tertinggi,,karena banyak pesantren yg menciptakan santri santri intoleran," tulis netizen.
"Loe kira jawa barat cuma bogor @Dennysiregar7 maklum kalau anda di sebut pemecah belah bangsa, di kasih fakta aja ngelak giliran anda punya fakta merasa benar sendiri haduh, bner kita miskin sdm kalau kaya gini," tulis netizen.
"Maaf cuma tanya, itu yang memberi survey pemerintah daerah Jabar terus yang disurvey rakyat nya sendiri? Lhaaaa piye itu?," tulis netizen.
Baca Juga: Jutaan Nahdliyin Diperkirakan Hadiri Harlah Seabad NU, Ribuan Polisi Disiagakan
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
ASN Sumsel WFH Tiap Jumat, Enak atau Justru Jadi Ujian Disiplin?
-
Api Tak Pernah Padam di Kebun Hindoli: Sumur Minyak Ilegal di Lahan Sawit, Siapa yang Biarkan?
-
Modus Dukun Pengganda Uang, Pria di Kemang Bogor Cetak Rp620 Juta Uang Palsu Pakai Printer
-
Identitas Terlacak! Polisi Segera Tangkap Pembunuh Pria yang Terkubur 3 Meter di Cikeas
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Desa Pajambon Kuningan Bersinar Lewat Program Desa BRILiaN BRI, Berhasil Majukan Ekonomi Lokal
-
Detik-detik Perampokan Bersenjata di Indomaret Sekayu: Karyawan Ditodong, Brankas Dipaksa Dibuka
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Pantauan Terkini: Rumah Ono Surono Sepi Usai Digeledah KPK, Hanya Ada Toyota Hardtop