Persebaya Surabaya kembali bertemu dengan Borneo FC. Ancaman balas dendam menjadi isu yang ramai dibicarakan.
Diketahui Putaran pertama (19/8/2022), Kei Hirose melanggar keras Koko Ari Araya. Tindakannya sempat mendapat kecaman Bonek meski Kei Hirose sudah meminta maaf secara pribadi pada Koko Ari
Namun demikian jalang laga lawan Borneo FC Hari ini, Pelatih Persebaya Aji Santoso menegaskan jika mereka sudah memberikan maaf kepada Kei Hirose atas insiden di putaran pertama lalu.
Menurutnya, mereka akan bertanding dan fokus bekerja keras untuk mendapatkan kemenangan pada laga ini.
"Beda antara keras dan kasar. Kasar, yang berujung untuk mencederai lawan.Saya pikir tidak perlu untuk membalas karena saya lebih fokus kepada permainan sepak bolanya apalagi Kei Hirose dulu sudah minta maaf," kata Aji Santoso dikutip dari akun Instagram @surabayabalbalan pada Jumat (3/2/2023).
Melihat unggahan itu, netizen pun memberikan komentar beragam.
"Wahyudi hamisi ke robertino,, kei hirose ke koko ari, dan tak ada 1 pun salah 1 diantara mereka kena kartu merah. Efek presidennya ganda jabatan," tulis netizen.
"Ojok ngawe kisruh loh rekk,, siktas bebas teko sanksi tanpa penonton, stadion wes d silihi karo tonggone," tulis netizen.
Baca Juga: Aksi Satpam Jajani Anak Jalanan Es Krim Banjir Pujian: Orang Kaya Sesungguhnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang
-
Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan
-
Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
-
Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?
-
Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru
-
DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi
-
SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini
-
Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam
-
Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba