Mantan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo memang terus menjadi perhatian publik. Poltisi tersebut kini berprofesi sebagai tukang las.
Melalui akun media sosial Instagram, pria yang akrab dipanggil Rudy itu tengah mengerjakan konstruksi lift di Kota Solo.
Ia pun tampak terampil menggunakan alat pertukangan tersebut. Meski mantan pejabat publik, politisi PDI Perjuangan itu tak malu melakukannya.
"Ngelas lift untuk jalur lansia & difabel @tamansunanjogokali," tulis Rudy melalui akunnya @fx.rudyatmo dikutip pada Selasa (7/2/2023).
Pada video itu, Rudy tengah mengelas sebuah besi yang menjadi konstruksi lift sebagai jalur lansia.
Menggunakan kaos berwarna hitam, Rudy juga mengerjakan sesuai standart pertukangan, yaitu mengenakan pelindung mata atau kacamata hitam.
Melihat hal itu, publik pun langsung memberikan komentar beragam.
"Ada pejabat bekgronnya tukang kayu, tukang besi, tukang bangun konstruksi, tukang rancang..semuanya hebat2. Negeri ini memang butuh figur2 seperti in berjiwa membangun yg konsisten selalu semangat memperbaiki bangsa dan tentu tidak selalu bisa disanggupi mereka yg berlatar elit krn turun ke bawah saat ada momen utk pencitraan, kyk anak babe biasa hedon tiba2 nyemplung ke sawah. Bravo Pak Rudy," tulis netizen.
"Experience nya ngalahke sing enom-enom," tulis netizen.
Baca Juga: Tim Dokter Persija Berikan Update Soal Cedera Syahrian Abimanyu
"Keren Pak Rudi… Matur nuwun nggih," tulis netizen.
"Jik penak jaman e pak Rudy unk masalah pajak..ora tau ngabotke rakyat solo....pak Rudy ..Is the best ... Topp," tulis netizen ke FX Hadi Rudyatmo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Sahroni Minta Polisi Tembak Begal yang Resahkan Warga Makassar
-
IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'
-
Bukan Minta Maaf, Juri LCC MPR RI Malah Diduga Unggah Status Menantang Publik
-
Profil Saifullah Yusuf, Mensos yang Tegas Coret 11 Ribu Penerima Bansos karena Main Judol
-
Siap-siap! Harga BBM, LPG, hingga LNG Kompak Melejit, Ini Pemicunya
-
5 HP Kamera Jernih di Bawah Rp2 Juta, Hasil Foto Fokus dan Memori Besar
-
Rupiah Melemah Terus: Petaka Bagi WNI, Karpet Merah untuk WNA
-
BINA Terus Perkuat Ekosistem Salim Group
-
11 Investasi Prancis Tersandung Regulasi, Purbaya Sat Set Luncurkan Satgas
-
KUHP Baru Berlaku, Perusahaan Leasing Berbondong-bondong Atur Ulang Tata Kelola Penagihan